Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Muba · 21 Apr 2026 16:17 WITA ·

Muba Aktif Hadiri FGD APKASI Tentang Revisi UU Pemda no 23 thn 2014


Muba Aktif Hadiri FGD APKASI Tentang Revisi UU Pemda no 23 thn 2014 Perbesar

 

SEKAYU,Sulutnews.com– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyoroti ketimpangan fiskal dan pelemahan otonomi daerah dalam FGD revisi UU Nomor 23 Tahun 2014 yang digelar APKASI, 16 April 2026.

Staf Ahli Bupati Muba, Iskandar Syahrianto, mengatakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 secara mendadak telah mengganggu arus kas daerah dan berdampak pada daya beli masyarakat.

Muba juga menilai skema Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan dan migas belum adil karena hanya berbasis volume produksi, tanpa memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan yang ditanggung daerah.

Selain itu, Muba mengusulkan agar DBH sawit dihitung berdasarkan luas areal perkebunan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah penghasil.Pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dalam UU HKPD serta lambatnya fasilitasi produk hukum daerah oleh pemerintah provinsi turut menjadi perhatian serius.

Sebagai solusi, Muba mendorong pengembalian klausul Permendagri 80/2015, peningkatan kewenangan camat, dan opsi pemekaran kecamatan. Seluruh masukan akan dirangkum APKASI untuk disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI.

Artikel ini telah dibaca 1,222 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muba Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Implementasi Permen ESDM 14/2025

21 Mei 2026 - 16:36 WITA

Ketua PKK Muba dan Dikbud Apresiasi SMPN 2 Sekayu Cetak Generasi Berkualitas

20 Mei 2026 - 17:14 WITA

MPR RI Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Alternatif Pembiayaan Nasional

19 Mei 2026 - 16:07 WITA

Pemkab Muba Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis oleh BPKP

18 Mei 2026 - 17:04 WITA

Ketua TP PKK Muba:Warisan Sriwijaya Harus Dirawat dan Diperkenalkan Kepada Genersi Muda

16 Mei 2026 - 09:42 WITA

Ketua APMI Sumsel Dukung USS Jadi Pionir Pencetak SDM Sawit 2026

15 Mei 2026 - 17:12 WITA

Trending di Sumsel