Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu · 27 Mei 2024 10:31 WITA ·

Menghadapi Era Society 5.0 Diperlukan Peran dan Kolaborasi Semua Pihak


Menghadapi Era Society 5.0 Diperlukan Peran dan Kolaborasi Semua Pihak Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sejak beberapa tahun terakhir terus meningkatkan implementasi dalam memberikan kemudahan pelayanan publik berbasis teknologi atau dikenal dengan pelayanan e-publik dalam berbagai sektor, seperti dalam hal investasi, pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar saat hadir sekaligus menyampaikan sambutan pada
Dialog Publik Himpunan Mahasiswa IsIam (HMI) Cabang Bengkulu bertajuk “Implementasi Khittah Perjuangan HMI Era Society 5.0 untuk Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Ahad (26/05) malam.

“Ini sesuai dengan konsep Society 5.0 yang menjadikan manusia berada di pusat perkembangan teknologi. Di mana, konsep society 5.0 berupaya menciptakan keseimbangan antara teknologi sebagai pemicu perkembangan ekonomi dan sebagai sarana untuk meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan sosial masyarakat,” terang Khairil Anwar.

Lanjut Khairil Anwar, implementasi dari society 5.0 ini meliputi pengolahan data yang masif di ruang maya (cyberspace) yang dikumpulkan dari aktivitas manusia dan benda-benda fisik lainnya. Hasil olahan tersebut akan menjadi dasar dalam keputusan yang menciptakan efisiensi, keamanan, kenyamanan, kesehatan, serta distribusi kesejahteraan yang lebih berimbang.

“Titik beratnya society 5.0 adalah pada pemerintahan dan SDM. Jadi dialog publik kali ini sangat tepat sekali, karena ketika kita tidak bisa menyiapkan SDM dengan baik, maka jangan harap society 5.0 ini bisa kita capai,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Presidium Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Bengkulu Sehmi mengatakan, menghadapi era society 5.0 HMI hadir mengambil bagian dalam menyiapkan SDM berdaya saing untuk Indonesia Emas 2045.

“Maka dari itu sangat penting bagi KAHMI dan HMI menyiapkan kader menjadi SDM berkualitas. Yakin usaha sampai itu tentu ada ikhtiar dan tidak serta merta bisa dilakukan dengan hal yang biasa,” ujarnya.

Lanjut Sehmi, sejalan dengan perkembangan kondisi SDM Indonesia saat ini, muncul beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis, perusahaan BUMN, pemerintah Indonesia termasuk dari pihak universitas/akademisi dan OKP.

“Sedini mungkin harus sama-sama kita persiapkan. Di antaranya bagaimana institusi di Indonesia dapat mengurangi dampak negatif dari perkembangan teknologi tersebut, seperti mengurangi emisi, mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi, meningkatkan partisipasi industri nasional dan mencegah runtuhnya pranata sosial di masyarakat,” tutupnya. Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,410 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

18 Juli 2026 - 21:52 WITA

AMJ Kawal Kasus Intimidasi 8 Wartawan yang Dikurung 30 Menit oleh Oknum Pejabat di Kepahiang

1 Mei 2026 - 02:00 WITA

Viral! Wartawan Kepahiang Dikurung 30 Menit Saat Konfirmasi Kasus

1 Mei 2026 - 01:53 WITA

Gubernur Helmi Hasan Tamba Kuota BSPS, Bengkulu Raih 1.299 Unit Rumah Layak Huni

6 April 2026 - 22:49 WITA

Korwil Media Sulawesi Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 - 15:14 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bengkulu