Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sangihe · 25 Nov 2025 19:18 WITA ·

Menambal Asa, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Kahakitang


Menambal Asa, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Kahakitang Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Harapan warga akan akses jalan yang layak kembali bergelora di Dusun Sowang, Kampung Kahakitang, Kecamatan Kepulauan Tatoareng. Sejak akhir pekan lalu, masyarakat bahu membahu memperbaiki jalan berlubang dengan cara pengecoran manual. Aksi gotong royong ini turut dibantu warga Kampung Taleko Batusaiki sebagai bentuk solidaritas antarwarga di Pulau Kahakitang.

Jalan kabupaten yang dibangun pada era pemerintahan Bupati Hironimus Rompas Makagansa (HRM) sekitar tahun 2014 itu kini mengalami kerusakan parah. Pergantian kepemimpinan daerah tak kunjung menghadirkan perbaikan, meski ruas jalan lingkar Kahakitang selalu menjadi usulan prioritas dalam forum Musrenbang kecamatan setiap tahun. Bahkan hingga kini masih ada wilayah di pulau tersebut yang belum tersentuh aspal.

Melihat kondisi semakin memprihatinkan dan mulai memakan korban, Pemerintah Kampung Kahakitang mengambil langkah cepat demi kepentingan masyarakat. Di bawah komando Kapitalaung Maxwel Boy Patandra, yang akrab disapa Lao Boy, warga mulai melakukan pengecoran pada bagian jalan yang paling rusak.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban lagi. Masyarakat membutuhkan akses jalan yang aman setiap hari,” ujar Kapitalaung Patandra di sela kegiatan gotong royong. “Memang ini bukan tanggung jawab pemerintah kampung karena statusnya jalan kabupaten, tapi masa kami hanya berdiam diri? Untuk kenyamanan masyarakat, apa yang bisa kami lakukan, kami lakukan.” tandanya.


Ia juga menambahkan bahwa perjuangan untuk peningkatan infrastruktur jalan tetap akan dilanjutkan melalui jalur resmi.

Dengan pengecoran yang dilakukan secara mandiri oleh masyarakat, akses di Dusun Sowang kini mulai dapat dilalui kendaraan roda dua. Aktivitas warga dalam mengangkut kebutuhan pokok maupun hasil bumi menuju pelabuhan untuk dibawa ke Tahuna pun menjadi lebih aman dan nyaman.

Meski perbaikan masih bersifat sementara, warga Sowang menyebut gerakan gotong royong ini bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga menambal asa yang selama ini hampir padam. Masyarakat berharap pemerintah daerah memberikan respons nyata agar pulau berpenduduk ribuan jiwa itu tak lagi tertinggal dalam hal pembangunan. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,030 kali

Baca Lainnya

Kawio Jadi Fokus Penanganan Pascagempa, Pemkab Sangihe Pastikan Bantuan Tersalurkan

11 Juni 2026 - 21:54 WITA

BMKG Verifikasi Data Tsunami di Talengen

10 Juni 2026 - 22:34 WITA

Siswahto Ajak Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bekerja Penuh Tanggung Jawab

10 Juni 2026 - 19:24 WITA

Gubernur Disorot Usai Gempa Sangihe, Tokoh Masyarakat Pertanyakan Empatinya

10 Juni 2026 - 13:54 WITA

BNPB Rilis Dampak Gempa M 7,7 di Sangihe, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

10 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPS Sangihe Latih 155 Petugas Sensus Ekonomi 2026

9 Juni 2026 - 16:55 WITA

Trending di Sangihe