Foto Ilustra
Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . Rote Ndao, 10 Agustus 2026 — Polemik dugaan aliran dana sebesar Rp40 juta yang menyeret nama Petson Hangge, Asisten I Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, memasuki babak baru.Berdasarkan informasi yang diterima media ini pada Senin, 10 Agustus 2026, Petson Hangge disebut mengundang sejumlah media untuk memberikan klarifikasi terkait tudingan dirinya menerima uang Rp40 juta yang disebut-sebut berasal dari pungutan dalam kegiatan Expo UMKM di Lapangan Bola Kaki Nehemia Dillak, Ba’a, Rote Ndao.
Namun, muncul pertanyaan baru yang tidak kalah menarik.Mengapa undangan kepada media justru menggunakan Group “Pagar Terselatan”, yang menurut informasi diterima media ini merupakan group yang berisi tim pendukung dan tidak beranggotakan wartawan?
Di sinilah publik mulai bertanya:
Apakah forum klarifikasi seorang pejabat pemerintah kepada media semestinya disampaikan melalui kanal resmi, atau justru melalui group yang bukan merupakan wadah komunikasi pers?Persoalan ini bukan sekadar soal group WhatsApp.
Bagi publik, penggunaan kanal komunikasi tersebut menyangkut etika, transparansi, dan profesionalitas seorang pejabat pemerintahan ketika berhadapan dengan media.
Apalagi persoalan yang hendak diklarifikasi berkaitan dengan tudingan serius mengenai dugaan penerimaan uang Rp40 juta.
Jika memang tidak benar, tentu klarifikasi terbuka menjadi ruang yang tepat untuk menjelaskan secara terang: dari siapa uang tersebut berasal, untuk apa, apakah pernah diterima, dalam kapasitas apa, serta bagaimana pertanggungjawabannya.
Sebaliknya, apabila seluruh informasi mengenai Rp40 juta tersebut memiliki dasar administrasi yang sah, publik juga berhak mendapatkan penjelasan yang transparan agar polemik tidak berkembang menjadi bola liar.
Yang menjadi sorotan sekarang justru bukan hanya substansi tudingan tersebut.
Cara seorang pejabat mengundang media pun mulai dipertanyakan.
Publik tentu bertanya.
“Apa kata dunia jika seorang Asisten I Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao mengundang media untuk klarifikasi persoalan publik melalui group yang disebut sebagai group timses?”
Media adalah bagian penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi antara pejabat publik dan wartawan idealnya berlangsung secara profesional, terbuka, dan tidak menimbulkan kesan bahwa media diarahkan melalui kelompok tertentu.
Sulutnews.com menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penerimaan Rp40 juta tersebut masih berada pada tahap klarifikasi dan konfirmasi.
Petson Hangge memiliki hak penuh untuk memberikan penjelasan dan membantah tudingan tersebut apabila tidak benar.
Kini publik menunggu klarifikasi terbuka Petson Hangge.Bukan hanya soal Rp40 juta, tetapi juga soal mengapa undangan kepada media disampaikan melalui Group “Pagar Terselatan”.
Karena ketika menyangkut pejabat publik dan uang yang dipersoalkan masyarakat, yang dibutuhkan bukan sekadar jawaban.
Yang dibutuhkan adalah transparansi.





