Menu

Mode Gelap
Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong

Bengkulu · 10 Jun 2024 23:01 WIB ·

Longsor Talang Ratu Kembali Terulang, BPBD Provinsi Bengkulu Beberkan Skema Penanganan


 Longsor Talang Ratu Kembali Terulang, BPBD Provinsi Bengkulu Beberkan Skema Penanganan Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Musibah tanah longsor kembali terjadi di desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong pada Minggu 9/6 lalu. Longsor yang terjadi di desa Talang Ratu ini merupakan longsor susulan yang terjadi ketiga kalinya dalam beberapa bulan belakang.

Longsor yang terjadi di desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang tersebut mengakibatkan jalan lintas Lebong – Rejang Lebong sempat terputus beberapa jam.

Kepala pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini sudah menangani longsor di desa Talang Ratu kecamatan Rimbo Pengadang sejak musibah terjadi Minggu (9/6) lalu.

“Kemarin ada longsor di tebing Talang Ratu sudah ditangani jadi longsornya itu memang tanah yang dibuat hole itu alat berat kita sudah stay. Kemudian, ada tanah yang turun memang penanganan darurat diperlukan, kalau penanganan permanen masih menunggu masih dalam proses pengusulan anggaran di APBDP 2024 mendatang,” kata Herwan Antoni.

Dalam keterangannya, Herwan Antoni saat ini sudah melakukan proses pengusulan penanganan permanen longsor di Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong melalui anggaran APBDP 2024.

Hal ini menurut Herwan, perlunya penanganan permanen terhadap longsor Lebong dikarenakan kondisi tanah di Lebong yang lembut dan diperlukan pemasangan pelapis tebing permanen serta bronjong di sisi tebing dekat sungai.

“Iya itu karena memang tekstur tanahnya lembut, kalau hujan berpengaruh pada titik-titik yang lokasi sudah dikikis. Kita sudah rencanakan beberapa titik pemasangan (bronjong) itu harus ada pemasangan karena kan berbatasan dengan sungai kemudian pelapis tebing harus àda ini yang sekarang kita sedang dalam proses penanganan permanen,” tutup Herwan Antoni. Tanto.G]

Artikel ini telah dibaca 1,546 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pegawai Lapas Kelas IIA Curup Ikuti Bimbingan Teknis Implementasi Siman V2 di Wilayah Kerja KPKNL Bengkulu

12 June 2024 - 22:06 WIB

Sinergi dan Kolaborasi, Kunci Memerangi Peredaran Penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Bengkulu

12 June 2024 - 16:15 WIB

Kepedulian Terhadap Krisis Iklim, Gubernur Rohidin Tanam Pohon dan Launching Buku Anak

12 June 2024 - 16:05 WIB

Sekda Isnan: PKK Mitra Strategis Pemprov Bengkulu dalam Mensejahterakan Masyarakat

12 June 2024 - 10:31 WIB

Abrasi Pantai Ketahun, Gubernur Rohidin Jelaskan Begini

12 June 2024 - 10:21 WIB

Di Hadapan Gubernur Rohidin, Ketua Komite SMKN 5 Bengkulu Utara Minta ‘Jatah’ Guru PPPK

12 June 2024 - 03:08 WIB

Trending di Bengkulu