Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Tomohon · 10 Apr 2025 22:37 WITA ·

Lily Solang Mewakili Walikota Tomohon Membuka Kegiatan Gerakan Pangan Murah Hadapi Perayaan Hari Paskah 2025


Lily Solang Mewakili Walikota Tomohon Membuka Kegiatan Gerakan Pangan Murah Hadapi Perayaan Hari Paskah 2025 Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Walikota Tomohon diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Dra. Lily Solang MM menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Secara Resmi Gerakan Pangan Murah di Kota Tomohon Dalam rangka menghadapi Perayaan hari Raya Paskah yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tomohon Utara. Kamis, 10 April 2025.

Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakot Tomohon menyampaikan  Isu ketersediaan dan kenaikan harga pangan pokok selalu menjadi sorotan menjelang hari-hari raya keagamaan, dan yang akan dihadapi dalam waktu dekat ini adalah Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani.

Dikatakan menjadi sorotan disebabkan karena ketersediaan bahan pokok yang tersedia berbarengan dengan tingginya permintaan masyarakat pada periode menjelang hari-hari raya keagamaan. Untuk itu, menghadapi kondisi tersebut salah satu kebijakan pemerintah daerah dalam urusan peningkatan ketahanan pangan adalah pemenuhan ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, dan stabilitas harga pangan. Hal ini juga sudah sejalan dan terintegrasi dengan misi Pemerintah Daerah Kota Tomohon “Mewujudkan ketahanan pangan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan” sebagai bagian dari rencana strategis jangka menengah daerah, yaitu membangun ketahanan pangan yang berdaulat melalui program peningkatan ketahanan pangan berbasis budaya lokal dan berorientasi pasar.

disampaikan bahwa dalam rangka menghadapi perayaan Hari Raya Paskah, pemerintah melakukan tindakan nyata melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah yang bertujuan untuk membantu menyediakan pangan murah dan terjangkau, meringankan beban pengeluaran menjelang perayaan Paskah tahun 2025. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pihak Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tomohon, dan pelaku-pelaku usaha pangan di Kota Tomohon. Untuk itu, saya mengajak kepada masyarakat terutama saudara-saudara kita umat Kristiani yang akan merayakan Paskah dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah ini untuk membantu saudara-saudara sebagai bagian dari upaya pemerintah peduli terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pada kesempatan ini juga, kami memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon yang bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tomohon, pelaku-pelaku usaha pangan di Kota Tomohon, Pemerintah Kecamatan Tomohon Utara dan kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini. Saya berharap semoga kerja sama yang sudah terbangun pada saat ini akan terus berkelanjutan dan dikembangkan demi masyarakat Kota Tomohon yang sama-sama kita cintai dalam kita mewujudkan Tomohon maju, berdaya saing, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045” ungkapnya.

Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, menyampaikan bahwa program GPM ini bukan dimulai pada tahun ini tetapi sudah dimulai dari tahun-tahun sebelumnya sudah sering dilaksanakan. Karena keterbatasan anggaran program ini tidak bisa dilaksanakan setiap bulan dan tidak langsung menjangkau 44 Kelurahan di kota Tomohon.

“Tujuan dari GPM ini untuk membantu masyarakat agar supaya mendapatkan pangan Murah. Harga yang lebih murah kalau kita beli di Pasar. Harapan kami dengan adanya GPM masyarakat boleh terbantu. Ini merupakan Sinergitas antara Pemerintah Kota Tomohon,BNI Kantor Cabang Tomohon, dan pelaku-pelaku Usaha pangan di Kota Tomohon” ucap Karundeng Ketua TP-PKK.

Ketua TP-PKK mengajak masyarakat belajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan krisis ekonomi. bagaimana cara boleh mengatur keuangan. “Kalo barang yang tidak terlalu di perlukan lebih bagus tidak usah di beli, alangkah baiknya kita menabung untuk anak dan cucu kita” ucapnya.

“AI itu sudah banyak menggantikan pekerjaan beberapa orang. Lama kelamaan AI akan menguasai.Yang tidak bisa terdampak dengan teknologi AI adalah berkebun. PKK mempunyai program Kampung Pangan Mandiri jadi mari kita memanfaatkan waktu untuk menanam walaupun dimulai dari kecil-kecilan mari kita menanam daripada kita membeli. Dengan begitu kita bisa menghemat” ujarnya.

Dihadiri oleh Kepala dinas Pangan Kota Tomohon Novi kainde, Sekretaris Dinas Pangan dan jajaran, Kabag perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Tomohon Stevy Pioh dan seluruh masyarakat kakaskasen yang hadir.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,031 kali

Baca Lainnya

TIFF 2026: Kolaborasi Semangat, Menggerakkan Roda Ekonomi dari Tomohon untuk Indonesia

5 Agustus 2026 - 08:41 WITA

Walikota Tomohon Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2026 ke DPRD: Pertumbuhan Ekonomi Dioptimalkan, Kesejahteraan Tetap Fokus Utama

4 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Walikota Tomohon Caroll Senduk Terima Audiensi Ombudsman RI Perkuat Sinergitas Pelayanan Publik

4 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Lestarikan Lingkungan, Setwan DPRD Sulut Gelar Kerja Bakti di Tinoor

4 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Walikota dan Wakil Walikota Tomohon Audiensi dengan Kapolda Sulut, Minta Dukungan Penuh Sukseskan TIFF 2026

3 Agustus 2026 - 23:57 WITA

Pantau Pengerjaan Kendaraan Hias TIFF 2026, Walikota : 34 Float Siap Tampil, Serap 600 Tenaga Kerja Lokal

3 Agustus 2026 - 23:18 WITA

Trending di Tomohon