Manado, Sulutnews com – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd mengatakan, lapor diri kembali 576 murid baru yang lulus Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) 2026 di SMA Negeri 1 Manado berjalan lancar, akuntabel, adil dan transparan hinga Kamis (2/7/26) menjelang hari terakhir penutupan lapor diri pada Jumat (3/7/26).
Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut Kamis (2/7/26) di Manado.
Lapor diri murid baru yang berlangsung sejak Senin 29 Juni 2026 hinga Jumat 3 Juli 2026 itu untuk 576 murid baru yang lulus SPMB di SMA Negeri 1 Manado sejak pendaftaran pada 2 Juni hinga 24 Juni 2026.
Menurut Kepsek Jemmy Jermias dalam proses lapor diri bagi murid baru di SMA Negeri 1 Manado dilakukan dengan baik sesuai juknis oleh panitia yang ada. Dan panitia sangat dengan cermat dan melalukan penelitian semua dokumen murid baru yang mendaftar disemua jalur baik jalur domisili, prestasi, afirmasi dan mutasi.

Foto – Sejumlah Panitia di SMA Negeri 1 Manado ( kiri) saat melayani lapor diri Murid Baru bersama orang tua ( kanan)
” Sebagai Kepsek SMA Negeri 1 dan panitia melakukan pemeriksaan berlapis dengan ketat satu persatu dukumen murid baru baik untuk semua jalur” kata Kepsek Jemmy Jermias yang juga sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) SMA Se – Sulut.
Dikatakan pemeriksaan sejak mulai lapor diri hari pertama Senin 29 Juni hinga Kamis 2 Juli 2026 menjelang penutupan Jumat 3 Juli 2026 ( H-1).
Pemeriksaan kata Kepsek Jermias yakni semua dokumen yang diupload dalam SPMB sejak pendaftaran 2 Juni hinga 24 Juni 2026 kita cocokkan dengan yang asli yang dibawa saat lapor diri.
Dukumen antara lain Kartu Keluarga asli , surat domisili, sertifikat asli jalur prestasi prestasi, Surat Keterangan Lulus ( SKL) nilai Tes Kemampuan Akademik ( TKA) surat mutasi orang tua dan dokumen keluarga miskin Program Keluarga Harapan ( PKH) dan dukumen lainnya.
“Kita cocokan dukumen yang diupload dalam SPMB dengan dokumen aslinya” kata Jemmy Jermias yang juga Mantan Kepsek SMA Negeri Eben Haezar Manado dan SMK Pembangunan Pertanian Kalasey.
Cek Kelembaga Pemberi Sertifikat
Dalam proses lapor diri dari ratusan siswa ada satu dua dokumen yang kami curiga karena hanya sken dan tidak cap dan tanda tangan basah. Setelah diklarifikasi oleh panitia murid dan orang tuanya langsung pulang kerumah mengambil dukumen aslinya.
Begitu juga panitia mekonfirmasih kebeberapa sekolah SMP dan lembaga atau instansi yang mengeluarkan sertifikat prestasi dan dukumen lainnya.
Dari pemeriksaan yang ketat hinga Kamis 2 Juli 2026 tidak ada masalah lancar dan belum ditemukan dokumen palsu. Karena dokumen yang dicurigai langsung diklarifikasi oleh murid dan dilengkapi dengan asli.

Foto – Orang tua bersama anak saat lapor diri.murid baru di SMA Negeri 1 Manado
Kepsek yang juga guru Matematika itu optimis hinga Jumat 3 Juli 2026 batas waktu lapor diri murid baru akan tetap lancar lancar saja.
” Jika hinga hari terakhir Jumat 3 Juli 2026 dalam lapor diri ada dukumen yang tidak sesuai atau palsu maka sesuai aturan akan dieliminasi dan diganti calon sesuai peringkat berikutnya” tambah Kepsek.
Terkait siswa yang tidak diterima karena kouta sudah penuh itu Dikda sudah arahkan kesekolah lain yang koutanya masih kurang.
SMA Negeri 7 Manado sesuai kouta menerima 576 murid dengan 16 rombel. Untuk jalur domisili 173 murid, jalur prestasi 202 murid, jalur afirmasih 163 murid ,jalur mutasi 28 dan 10 siswa Afirmasih Pendidikan Menengah ( ADEM) dari daerah Terluar, Terdepan, Tertingal ( 3T). (Fanny)





