Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Manado · 15 Jan 2026 21:08 WITA ·

Kritik Keridak Hadiran Penanggungjawab Keuangan RSUP Malalayang, Cindy Wurangian Sorot Sikap Dokter Yang Tertawa Saat RDP.


Kritik Keridak Hadiran Penanggungjawab Keuangan RSUP Malalayang, Cindy Wurangian Sorot Sikap Dokter Yang Tertawa Saat RDP. Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – RDP antara Pimpinan dan Anggota Komisi IV dengan jajaran Direksi Rumah Sakit Prof Kandow Malalayang Manado dalam menyikapi aspirasi dari 71 Pegawai Rumah Sakit pemerintah tersebut ada kejadian menarik dimana Sekertaris Komisi IV DPRD Sulut Priscila Cindy Wurangian menyinggung pihak RSUP Prof Kandouw Malalayang yang mengatakan, sebelum pertemuan ini, kami juga menggelar RDP dengan UNIMA. Pimpinan tertingginya, yakni Rektor, hadir langsung, begitu pula para Wakil Rektor, dekan, dan unsur penunjang lainnya, kehadiran lengkap jajaran pimpinan sangat penting karena pihak yang diundang tidak mengetahui pertanyaan apa saja yang akan diajukan DPRD, sehingga seluruh aspek bisa langsung dijelaskan secara komprehensif. Namun pada RDP kali ini,(Rumkit Prof Kandoiw) sejak awal hingga akhir, saya cukup kecewa. Aspirasi ini sudah disampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian. Karena belum ada penyelesaian, maka para tenaga kerja datang ke DPRD Sulut, harusnya pihak yang membidangi keuangan seharusnya dihadirkan agar tidak terjadi simpang siur informasi.

Kalau seperti ini, saat mereka menanyakan soal gaji dan tuntutan lainnya, Bapak dan Ibu harus menelepon terlebih dahulu untuk mendapatkan jawaban,” ujarnya.

Cindy juga menyoroti sikap yang ditunjukkan salah satu dokter dalam forum tersebut yang tertawa seakan menunjukan sikap tidak peduli dengan aspirasi para pegawai. “Mungkin bagi Ibu ini terlihat lucu sampai tertawa. Saya sempat melihat Ibu tertawa, saat pembahasan. Tolonglah, persoalan ini diselesaikan dengan serius. Mungkin hal ini tidak terjadi kepada Bapak dan Ibu, tetapi kepedulian harus ditunjukkan. Kita ini negara hukum, kebijakan memang banyak ditentukan dari pusat, dan kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan daerah,” tuturnya.

J

Kebijakan outsourcing, sangat merufikan Pegawai, padahal sebagian dari mereka telah mengabdi selama enam tahun, bahkan ada yang lebih dari 20 tahun sejak rumah sakit masih berstatus Badan Layanan Umum (BLU).Tak hanya itu, para tenaga kerja juga menuntut kejelasan terkait gaji bulan Desember 2025 yang hingga saat ini belum mereka terima.

Rekomemdasi yang dikeluarkan DPR yakni segera menindaklanjuti permasalahan, di antaranya dengan mengajukan tambahan kuota ke Kementerian Kesehatan serta menyelesaikan administrasi pembayaran gaji bagi para karyawan.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,214 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

26 Jemaat GMIM di Manado Siap Sambut Peserta HAPSA PKB Sinode GMIM

19 Mei 2026 - 13:33 WITA

DPRD Sulut Sukses Mediasi Persoalan Buruh/ Pekerja Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang

18 Mei 2026 - 21:14 WITA

Kompetisi Edukatif DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Sukses Digelar di Manado Sebagai Kota Juara

16 Mei 2026 - 23:03 WITA

Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias Bersyukur 644 Siswa Lulus Dengan Kualitas Baik, 87 Diantaranya Lulus SNBP Tanpa Tes Masuk 13 PTN

15 Mei 2026 - 23:54 WITA

Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie : 9 Siswa Masuk UI Lewat SNBP Tanpa Tes dan Dua Siswa Dapat Beasiswa Lanjut Kuliah di Canada dan Inggris

14 Mei 2026 - 08:53 WITA

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Sulut Masa Bakti 2026-2031, Pentingnya Soliditas dan Peningkatan Kompetensi Wartawan

13 Mei 2026 - 23:44 WITA

Trending di Manado