Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Internasional · 19 Feb 2026 20:58 WITA ·

Konsul Jenderal RI Davao City Hadiri Acara Adat Sangihe Tulude Di General Santos City


Konsul Jenderal RI Davao City Hadiri Acara Adat Sangihe Tulude Di General Santos City Perbesar

General Santos City, Sulutnews.com – Konsul Jenderal Republik Indonesia di Davao City menghadiri perayaan adat Sangihe “Tulude” yang diselenggarakan oleh komunitas masyarakat Sangihe di General Santos City (06/02/2026)

Kehadiran Konsul Jenderal tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya Nusantara sekaligus penguatan ikatan kebersamaan masyarakat Indonesia di wilayah akreditasi KJRI Davao City.

Tulude merupakan tradisi adat masyarakat Kepulauan Sangihe yang sarat makna spiritual sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta doa memohon keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuka adat, serta warga keturunan Sangihe yang bermukim di General Santos City dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI Davao City menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada komunitas Sangihe yang terus menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia meskipun berada di luar tanah air.

“Tradisi Tulude bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga cerminan jati diri dan kekayaan nilai luhur bangsa Indonesia. Di dalamnya terdapat semangat syukur, persatuan, dan solidaritas yang menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Indonesia di perantauan,” ujar Konsul Jenderal.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman budaya Indonesia merupakan kekuatan pemersatu yang harus terus dirawat. “Di manapun kita berada, identitas sebagai bangsa Indonesia harus tetap melekat. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar warga negara Indonesia serta memperkuat hubungan dengan perwakilan RI,” tambahnya.

 

Acara Tulude berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan, ditandai dengan rangkaian ritual adat, doa bersama, serta pertunjukan seni budaya khas Sangihe. Momentum tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar anggota komunitas sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat Indonesia dan KJRI Davao City dalam menjaga nilai-nilai budaya bangsa di luar negeri. (Andy Gansalangi/KJRI Davao City)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Ternyata Dugaan 303 Itu Judi: Ada di Pameran HUT ke-24 Rote

27 April 2026 - 23:55 WITA

Penutupan Sidang Satu: Bupati Nyatakan Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD

27 April 2026 - 22:57 WITA

Putry Susanti Henukh, Siswa SMP Negeri 2 Lobalain, Sampaikan Lima Pesan Penting dalam Penutupan Festival Literasi Baca

27 April 2026 - 07:47 WITA

Festival Literasi Baca: Pertunjukan Budaya Warnai Malam Penutupan

26 April 2026 - 02:48 WITA

Gerry Bauana Sukses Menyelesaikan Pendidikan, Doa Orang Tua Selalu Menyertai

25 April 2026 - 00:01 WITA

Bauana Group: Ungkapan Terima Kasih dan Harapan Penuh Makna Bagi Handoko Santoso

24 April 2026 - 22:25 WITA

Trending di Internasional