Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Manado · 19 Jan 2026 22:31 WITA ·

Komisi I DPRD Sulut Pertanyakan Anggaran Sebesar Rp 9,2 Miliar di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa


Komisi I DPRD Sulut Pertanyakan Anggaran Sebesar Rp 9,2 Miliar di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Komisi I DPRD Sulut Senin (19/01/2026) mengundang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulut untuk mendengarkan pemaparan rencana program Dinas PMD selama tahun 2026. Dalam RDP tersebut Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, menjelaskan bahwa komisi I akan mendengarkan dan nanti memberikan masukan terhadap program kerja yang telah disusun.

“Hari ini Dinas PMD akan menjabarkan program dan kami DPR akan memberikan arahan terhadap program yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026,” kata Braien membuka RDP. 

Sememtara itu, menanggapi permintaan Ketua Komisi I, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulut, Darwin Muksin, langsung menjelasan terkait kondisi anggaran dan program yang akan dijalankan selama tahun 2026.” Untuk tahun 2026 ini kami mendapatkan anggaran sebesar Rp.9.291.920.000. Anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp.2 miliar karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang juga berdampak pada provinsi,” ungkap Darwin.

Ia melanjutkan, dengan anggaran tahun 2026 tersebut, Dinas PMD memiliki satu program utama dengan tujuh kegiatan serta 25 subkegiatan, sebagaimana yang telah disampaikan dalam handout kepada para anggota dewan.“Secara teknis, kami memiliki empat program dan tiga subkegiatan. Untuk belanja, seperti yang tertera di halaman satu, dan realisasi anggaran terdapat di halaman dua. Pada tahun 2026, belanja operasi sebesar Rp9 miliar, sementara belanja pegawai, gaji, administrasi, dan perkantoran sebesar Rp5,22 miliar, sementara belanja barang dan jasa mencapai sekitar Rp4,07 miliar, sehingga total anggaran Dinas PMD tahun 2026 tetap sebesar Rp.9.291.920.000,” jelasnya.

Program lain ada penataan desa dan program kerja sama desa sebesar Rp

97 juta, Program administrasi pemerintahan desa sebesar Rp.430 juta, serta program pemberdayaan lembaga kemasyarakatan dan adat sebesar Rp.2,674 miliar.”Besarnya anggaran tersebut, dialokasikan untuk kegiatan PKK dan Posyandu.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,119 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertemuan Dengan Warga Koha Batal Wenny Lumentut : Saya Tidak Ingin Mendahului

22 April 2026 - 19:45 WITA

Warga Koha Batalkan Pertemuan, Wenny Lumentut : Saya Tidak Ingin Mendahului

22 April 2026 - 19:26 WITA

Wenny Lumentut : Lahan Yang Dipersoalkan Adalah Lahan Perkebunan Bukan Hutan Lindung

22 April 2026 - 15:59 WITA

Sekwan: Paripurna LKPJ Gubernur Sulut Tahun 2024 Akan Digelar Kamis Besok Bersama Laporan Hasil Reses Anggota DPRD

22 April 2026 - 11:08 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi 16.167 Satuan Pendidikan Tahun 2025 Mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan

21 April 2026 - 23:24 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pasca Revitalisasi di Manado dan Minahasa

21 April 2026 - 23:06 WITA

Trending di Manado