Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

NTT · 14 Sep 2024 17:14 WITA ·

Klarifikasi Terkait Foto Pj Kades Bo’a yang Viral Di Media Sosial


Klarifikasi Terkait Foto Pj Kades Bo’a yang Viral Di Media Sosial Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sebuah foto yang memperlihatkan Pj Kepala Desa Bo’a, Stefanus Mbatu, tengah berpose dengan simbol empat jari bersama dua orang lainnya telah menimbulkan kontroversi di media sosial. Postingan tersebut, yang diunggah oleh akun Sandy Pelokila dalam grup “Anak Rote Anti Korupsi,” menampilkan Stefanus bersama Sekretaris Desa Bo’a dan seorang guru P3K SD Aduoen.

Dalam narasi postingan, pengunggah mempertanyakan netralitas Pj Kades Bo’a serta simbol empat jari yang diperlihatkan dalam foto tersebut. Netizen juga menuntut penjelasan dari Pj Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, serta pihak Bawaslu mengenai makna dari simbol tersebut.


Beberapa pihak menduga simbol itu berkaitan dengan pemerintahan kabupaten atau hal-hal lainnya yang memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi isu ini, Stefanus Mbatu memberikan klarifikasi kepada media. Ia menjelaskan bahwa foto tersebut diambil dalam konteks kegiatan resmi yang diadakan di Hotel Neo Aston. “Kami sedang mengikuti kegiatan dan dibagi dalam lima kelompok oleh narasumber. Kebetulan, kelompok kami terdiri dari lima orang dan kami masuk ke kelompok empat. Jadi, simbol empat jari yang kami tunjukkan tidak bermaksud apa-apa, itu hanya penanda kelompok kami,” kata Stefanus.

Stefanus juga menegaskan bahwa terdapat lima orang dalam foto asli, bukan tiga seperti yang diposting di media sosial. “Sayangnya, yang memposting tidak memberikan informasi atau klarifikasi lebih dahulu sebelum menyebarkan foto tersebut,” tambahnya.

Masyarakat Rote Ndao diharapkan tidak terpancing oleh spekulasi yang beredar. Klarifikasi telah diberikan, dan Pj Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, diharapkan dapat merespons permintaan penjelasan publik terkait isu ini.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,592 kali

Baca Lainnya

Janji Bupati Bangun Sekolah SMP: Masyarakat Desa Lidor Minta di Reses Perdana Yunus Panie

9 Mei 2026 - 11:07 WITA

Yunus Panie Gelar Reses Perdana di Desa Lidor: Bawa Pelayanan Kesehatan, Bantuan Langsung, dan Tampung Aspirasi Warga

8 Mei 2026 - 23:20 WITA

Reses Perdana Firlot Pelokila: Tampung Aspirasi Warga MasyarakatTiga Dusun Desa Maubesi

8 Mei 2026 - 00:43 WITA

Kehadiran Usman Husin Penuh Harapan dan Kegembiraan di Pinggir Bendungan Lekobatu: Harapan Pertanian dan Ekonomi Masyarakat

7 Mei 2026 - 11:18 WITA

Selamat Ulang Tahun Bapak Terry Tambun, Pimpinan BRI Unit Cabang Kupang

7 Mei 2026 - 10:34 WITA

Vebyan Sofiana Nappoe, S.Pd: Jadikan Tempat Bekerja Sebagai Rumah Kedua, Tempat Belajar Tanpa Henti

6 Mei 2026 - 22:37 WITA

Trending di Internasional