Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Internasional · 12 Sep 2025 19:53 WITA ·

KJRI Davao Tingkatkan Layanan Kekonsuleran dan Pembinaan Masyarakat WNI di Mindanao


KJRI Davao Tingkatkan Layanan Kekonsuleran dan Pembinaan Masyarakat WNI di Mindanao Perbesar

Davao City, Sulutnews.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City terus memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina Selatan. Dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Agus Trenggono, KJRI menggelar rangkaian kegiatan pada 9–11 September 2025 di wilayah Laensasi, Glan, Norala, dan Isulan.

Kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Pemutakhiran Data WNI, Monitoring Pamong Kursus Pengetahuan Dasar Indonesia (KPDI), hingga Sosialisasi Sekolah Indonesia Davao (SID).

Konjen Agus menegaskan, pemutakhiran data menjadi kunci penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan optimal bagi WNI. “Data yang akurat akan memudahkan kami dalam menjangkau dan memastikan seluruh WNI mendapat hak layanan konsuler secara maksimal,” ujarnya.

Selain itu, KJRI juga melakukan evaluasi terhadap kinerja Pamong KPDI guna memastikan anak-anak Indonesia di Mindanao tetap mendapatkan pendidikan dasar yang layak meski berada jauh dari tanah air.

Tidak hanya menyosialisasikan, masyarakat pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari pengurusan dokumen kewarganegaraan, penambahan Pamong di daerah yang banyak anak WNI, hingga informasi terkait penerimaan siswa baru di Sekolah Indonesia Davao. Semua masukan diterima dengan baik untuk ditindaklanjuti sesuai aturan.

Menariknya, KJRI juga memperkenalkan buku ajar KPDI berjudul MAGANDA (Mari Gunakan Bahasa Indonesia), karya guru SID Yunia Tiara Riski, S.Pd., Gr. Buku ini menyajikan materi Bahasa Indonesia dengan cara yang kreatif, disesuaikan dengan karakter peserta didik, sekaligus memperkuat profil lulusan KPDI yang berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran pejabat KJRI Davao serta Wakil Kepala Sekolah Indonesia Davao. Kolaborasi tersebut semakin menegaskan komitmen KJRI untuk terus hadir dan dekat dengan masyarakat Indonesia.

Rangkaian kegiatan disambut hangat dan penuh antusiasme oleh komunitas WNI di Mindanao. Kehadiran KJRI Davao bukan hanya menghadirkan layanan konsuler, tetapi juga menjadi jembatan penguat solidaritas dan diplomasi pendidikan Indonesia di luar negeri.(KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 993 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

TIDAK ADA MA’AF KAPOLRES ROTE NDAO AKBP MARDIONO TEGAS, TINDAK PENJUALAN BBM DI ATAS HARGA HET

18 Januari 2026 - 15:42 WITA

KAPOLRES ROTE NDAO AKBP MARDIONO TINDAK TEGAS, KABAG OPS TERJUN LANGSUNG CEK PENJUALAN BBM

18 Januari 2026 - 15:07 WITA

Polres Rote Ndao Cek Harga BBM di Pusat Kota, Tanggapi Keluhan Masyarakat

18 Januari 2026 - 12:59 WITA

TEGAS BUPATI PAULUS HENUK: BBM JANGAN JUAL DI ATAS HARGA HET, APARAT DIMINTA TINDAK HUKUM TEGAS

16 Januari 2026 - 13:39 WITA

DEMI MASYARAKAT ROTE NDAO, BUPATI PAULUS HENUK BERDISKUSI SOLUSI KELANGKAAN BBM

16 Januari 2026 - 13:21 WITA

Trending di Bali
error: Content is protected !!