Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Internasional · 3 Mei 2026 10:01 WITA ·

Khotbah Pdt. Bernad Nunuhitu: Orang Kristen Berkarakter Kisah Para Rasul 2:41-42


Khotbah Pdt. Bernad Nunuhitu: Orang Kristen Berkarakter Kisah Para Rasul 2:41-42 Perbesar

Reporter: Dance Henukh

GEREJA BASILEA.Sulutnews.com – Dalam khotbah yang disampaikannya, Pdt. Bernad Nunuhitu mengangkat Kisah Para Rasul 2:41-42 sebagai bahan renungan penting yang menceritakan awal berdirinya gereja mula-mula. Peristiwa bersejarah itu bermula setelah Rasul Petrus menyampaikan firman dengan kuasa Roh Kudus, sehingga menyentuh hati pendengarnya. Sebanyak 3.000 jiwa kemudian percaya, menerima ajaran yang disampaikan, dan mengikuti pembaptisan, sehingga terbentuklah komunitas orang percaya yang baru.

Menurut penjelasan Pdt. Bernad, menjadi orang Kristen tidak hanya sekadar bergabung ke dalam jemaat secara administratif atau menyandang status anggota. Lebih dari itu, identitas dan karakter orang percaya terlihat dari komitmen untuk bertekun dalam empat hal pokok kehidupan iman.

Pertama, bertekun dalam ajaran rasul-rasul, yang menjadi dasar kebenaran sekaligus pegangan dan pedoman dalam menjalani setiap aspek kehidupan. Kedua, bertekun dalam persekutuan, hidup dalam ikatan yang erat satu sama lain, saling menguatkan, berbagi, dan mendukung dalam suka maupun duka.

Ketiga, bertekun dalam pemecahan roti atau perjamuan kudus, sebagai wujud rasa syukur, pengingat akan pengorbanan Kristus, serta lambang persatuan yang menyatukan seluruh anggota. Keempat, bertekun dalam doa, yang menjadi nafas kehidupan bersama dan sumber kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan.

Keempat komitmen inilah yang membentuk karakter orang Kristen sejati, menjadi kunci pertumbuhan dan kekuatan gereja pada masa itu, serta tetap relevan untuk dijalankan oleh umat percaya hingga masa kini.

Artikel ini telah dibaca 1,213 kali

Baca Lainnya

Indonesia Perkuat Perlindungan Jemaah Haji dengan Arab Saudi

23 Mei 2026 - 23:50 WITA

BRI Dukung Pendidikan Daerah, Salurkan Beasiswa bagi 59 Mahasiswa UNIKA Weetebula

23 Mei 2026 - 15:06 WITA

Wapres Percepat Swasembada dan Penguatan Ekonomi Daerah, Proyek Garam Rote Ndao Jadi Kunci Utama

23 Mei 2026 - 04:13 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Dua Petinggi di NTT Ini Apa yang Mau Dibisikkan ke Mas Wapres Gibran?

22 Mei 2026 - 16:55 WITA

NTT Raih Penghargaan Swasembada Pangan, Produksi Beras Terus Meningkat

22 Mei 2026 - 11:43 WITA

Trending di Internasional