Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 21 Feb 2025 14:25 WITA ·

Keturunan Indonesia Di Filipina Mendapat Perhatian KJRI Davao


Keturunan Indonesia Di Filipina Mendapat Perhatian KJRI Davao Perbesar

Davao, Sulutnews.com – Komitmen Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian luar negeri (Kemenlu) terhadap warga keturunan Indonesia yang berdomisili di negara Filipina patut di apresiasi.

Kemenlu melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao Filipina, rutin melaksanakan kegiatan berupa Kursus Pengetahuan Dasar Indonesia (KPDI).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Barangay Balunto, General Santos City, belum lama ini. Kegiatan itu bertujuan untuk meninjau langsung proses pembelajaran serta kondisi tempat belajar baru bagi anak-anak keturunan Indonesia di wilayah tersebut.

Menurut Konsul Jenderal Agus Trenggono, kegiatan yang mereka lakukan sebagai bagian dari kepedulian dan upaya Pemerintah Indonesia untuk memberikan edukasi maupun pelayanan pendidik sehingga warga keturunan Indonesia di Filipina bisa merasakan hadirnya Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Agus Trenggono menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan anak-anak keturunan Indonesia di Mindanao agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan nyaman.

“KJRI Davao City akan terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan bagi masyarakat Indonesia di Filipina, khususnya di bidang pendidikan, sebagai bagian dari diplomasi perlindungan dan pelayanan bagi WNI di luar negeri.” ungkapnya.

Saat ini, KPDI Balunto diasuh oleh Pamong Ailyn Arbaan dengan jumlah peserta didik sebanyak 22 anak. Selain itu, satu anak akan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Indonesia Davao pada tahun ajaran baru mendatang. Monitoring ini juga menjadi kesempatan bagi KJRI Davao City untuk melihat langsung relokasi tempat belajar KPDI Balunto yang kini berada di teras halaman rumah Pamong KPDI.

Pamong KPDI adalah tenaga pengajar yang ditunjuk oleh KJRI Davao City guna mendukung program peningkatan pengetahuan dasar Indonesia serta keterampilan membaca, menulis, dan berbicara Bahasa Indonesia kepada anak-anak keturunan Indonesia di wilayah kerja KJRI Davao City. Saat ini, telah ditunjuk sebanyak 10 Pamong KPDI yang tersebar di kantong-kantong padat WNI di Pulau Mindanao.

Delegasi KJRI Davao City yang dipimpin oleh Konsul Jenderal RI Davao turut hadir bersama Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler, Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya, Penata Kanselerai, serta Staf Teknis Polri. (KJRI Davao/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,247 kali

Baca Lainnya

“TIDAK ADA IZIN JUDI!” HANYA IZIN KERAMAIAN, MAKA DIBUKA LAGI , POLISI TEGAS: PEMDA ROTE NDAO WAJIB JAGA KONDUSIVITAS

13 Agustus 2026 - 21:16 WITA

KLARIFIKASI TERBARU! ASISTEN I PETSON HANGGE AKUI UANG Rp40 JUTA, DISEBUT HASIL KESEPAKATAN DAN TERTUANG DALAM PROPOSAL

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

RESES II MIKAEL MANU WARGA OELASIN DESAK PEMBANGUNAN JALAN, DINAMO CELUP HINGGA BIBIT TERNAK

11 Agustus 2026 - 13:46 WITA

MELEDAK! UANG Rp40 JUTA KINI DIKLARIFIKASI

11 Agustus 2026 - 10:21 WITA

MELEDAK! PROPOSAL EXPO ROTE NDAO KEMBALI DISOROT — DUGAAN Rp40 JUTA BERKEDOK “SUMBANGAN” MUNCUL

11 Agustus 2026 - 08:58 WITA

VIRAL LAGI! PROPOSAL EXPO ROTE NDDAO DIDUGA MUNCUL, RP40 JUTA DISEBUT MENGALIR KE ASISTEN I PETSON HANGGE

11 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Trending di Internasional