Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 29 Jan 2026 16:17 WITA ·

Kehadiran Bus Trans Manado Dianggap Mengganggu. Sopir Mikrolet Mengadu ke DPRD Sulut


Kehadiran Bus Trans Manado Dianggap Mengganggu. Sopir Mikrolet Mengadu ke DPRD Sulut Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Puluhan sopir di Kota Manado menggelar aksi damai di kantor DPRD Sulut, mereka menuntut agar para wakil raktat yang ada di DPRD Sulut dapat menerima aspirasi mereka menuntut Pemerintah Kota Manado bersama Organda memghentikan oprasional Bus Trans Manado yang dinilai telah memgganggu terutama pendapatan mereka sebagai sopir mikrolet.

Caption Foto : Aksi Damai ratusan sopir Mikrolet di Kantor DPRD Sulut

“Kita sopir trayek malalayang sangat terganggu dengan kehadiran Bus Trans Manado, sebelum ada bus pendapatan bisa mencapai Rp 150.000 per hari namun sejak Bus Teans Manado beroprasi pendapatan menurun. Kita punya keluarga Bini anak yang harus dihidupi, dan kita para sopir susah, dengan keadaan ini, Pemerintah jangan hanya memikirkan keuntungan Pengusaha sedang kami dikesampingkan,” ungkap Vicky Olii sopir basis Malalayang saat orasi di kantor DPRD Sulut Kamis (29/1/2026).

CAPTIOM FOTO : Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter, Anggota DPRD Sulut Amir Liputo dan Ruslan Andulgani saat menerima aspirasi

Juga kata Yopy Dengah sopir basis Paal Dua , kehadiran Bus Trans Manado sangat mengganggu terutama dari segi pendapatan menjadi menurun dan menuntut oprasi Bus Trans Manado dihentikan.”Pemerintah membuat kebijakan tidak sesuai dan merugikan para sopor. Pak Walikota Manado tidak pernah merasakan susah jadi dia tidak tau kesusahan masyarakat terutama para sopir mikro, dia kase senang 500 orang yang punya pendapatan diatas rata rata, tapi dia kase sengsara 1500 warga yang adalah sopir,” ungkap Yopi.

Sementara itu Anggota DPRD Sulut Amir Liputo, mengatakan mekanisme di Dewan Provinsi semua terkait aspirasi itu kewenangan ada di Pimpinan Dewan yang merekomemdasikan ke Komisi dan dilanjutkan akan memanggil para pihak lewat rapat dengar pemdapat unruk mebicarakan apa yang menjadi tuntutan.” Kami (DPR ) akan menindak lanjuti Aspirasi yang disampaikam untuk kemidian mengjasilkan sebuah keputusan yang dituangkan dalam bentuk rekomemdasi,” jelas Amir.

Sememtara itu Wakil Ketua DPRD Royke Anter memegaskan aspirasi yang dissampaikan telah dipahami bagaimana keresahan yang di alami oleh para sopir dan kami akan segera nenindak lanjuti.”Saya sebagai pimpinan secepatnya akan melaporkan kepada Ketua DPRD karena semua surat menyurat harus ditanda tangi Ketua, yamg pasti aspirasi yang disampaikan secepatnya akan ditindak lanjuti,” ungkal Royke Anter.

Kehadiran para sopir di kantor DPRD Sulut diterima oleh Wakil Kerua Royke Anter, Anggota Amir Liputo, Ruslan Abdulgani (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,658 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh Berterima Kasih Kepada Gubernur Yulius Selvanus Atas Motivasi Kepada Jajarannya dan Kepsek Untuk Memajukan Pendidikan

21 Juli 2026 - 19:14 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

SMK Negeri 6 Manado Tetap Diminati, 207 Siswa Daftar Meski Dikelilingi Sekolah Besar

20 Juli 2026 - 14:09 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh Apresiasi MPLS di SMA dan SMK Hinga Hari Terakhir Lancar Tanpa Kekerasan dan Bullying

18 Juli 2026 - 23:30 WITA

APBD Sulut Tahun 2027 Wajib Alokasikan Dana Untuk Program Kesehatan Masyarakat

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending di Manado