Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Hukrim · 1 Feb 2023 07:06 WITA ·

Kasus Penculikan Anak yang Terjadi di Desa Warembungan Minahasa, Ternyata Hoax!!


Kompol Sugeng Wahyudi Santoso Perbesar

Kompol Sugeng Wahyudi Santoso

MANADO,SULUTNEWS.COM– Penculikan anak merupakan aksi kejahatan, bahkan kabar terkait pelanggaran hukum tersebut pun beredar di tengah masyarakat dan menimbulkan kewaspadaan hingga keresahan.

Sulutnews.com pun telah menelusuri sejumlah informasi seputar penculikan anak yang terjadi di Wilayah Hukum Polresta Manado, hasilnya kabar yang berkembang tersebut terbukti hoaks.

“Harap Waspada karena sedang beredar musim penculikan anak, Waspada!! Ada penculikan anak-anak yang terjadi Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara” demikian bunyi informasi Hoax tersebut.

Dalam video dan foto lain, terlihat pula keterangan penculikan tersebut telah terjadi di Desa Warembungan yang masuk dalam Wilayah Hukum Polresta Manado.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, kepada Sulutnews.com memastikan pesan berantai tersebut bukan berasal dari Polresta Manado. Dia menegaskan pesan tersebut adalah berita hoax atau kabar bohong, ungkap Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, Rabu (1/2/2023).

Mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa itu meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang beredar. “Segala informasi yang tersebar harus dicari terlebih dahulu kebenarannya.

“Agar warga tidak lagi termakan isu-isu hoax yang dapat meresahkan masyarakat. Saring dulu sebelum sharing,” ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat tidak segan bertanya dan meminta bantuan kepada pemerintahan setempat, termasuk kepolisian, terkait beredarnya informasi tersebut, pungkasnya. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 4,528 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Arogan terhadap Anak-anak dan Perempuan Menangis Histeris, Sikap Plt Kadis Perhubungan Rote Ndao Disorot

30 Agustus 2026 - 21:21 WITA

2 Kasus Curanmor Terungkap, Tim URC dan Pantera Polres Bitung Amankan Tiga Pelaku 

29 Agustus 2026 - 17:29 WITA

DPC Partai Demokrat Sangihe Gaungkan “Gerakan Langit Biru AHY”. Ronald Sampel : Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Investasi Masa Depan

29 Agustus 2026 - 08:58 WITA

Kejari Talaud Tetapkan RR sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah

28 Agustus 2026 - 10:11 WITA

SMK Negeri 1 Tondano Dikunjungi DPRD dan Pihak Pengusaha Kota Sendai Jepang, Kepsek Maxy Tulung Sudah Dua Tahun Kerjasama

27 Agustus 2026 - 20:09 WITA

Gereja Advent DKMMU Gelar Sosialisasi OneVoice27: Menyatukan Visi, Memperkuat Komitmen untuk Misi Bersama

27 Agustus 2026 - 15:20 WITA

Trending di advent