Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

News · 31 Jan 2023 11:55 WITA ·

Kasau Berikan Bansos Kepada Korban Bencana di Manado


Kasau Berikan Bansos Kepada Korban Bencana di Manado Perbesar

MANADO,SULUTNEWS.COM– Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., berempati dengan musibah banjir dan longsor Manado. Kasau berikan bantuan langsung di Kelurahan Mahawu Lingkungan 3, Tuminting, Manado, Senin (30/01/2023).

Kasau melalui Komandan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Kolonel Pnb Muhammad Mujib dan Kadisops Kolonel Pnb Ade Fitra, memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada warga terdampak bencana banjir Bandang dan tanah longsor.

Warga sangat antusias menyambut uluran tangan Kasau melalui Lanudsri. Sejak pagi, masyarakat berkumpul di satu rumah yang dijadikan titik temu.  Setibanya rombongan Lanudsri,  warga menunggu penuh harap barang2 bantuan diturunkan dari truk TNI AU.

Lurah Kelurahan Mahawu Ibu Haskin Yusuf saat ditemui bersyukur dan berterima kasih.

“Mewakili Warga Kelurahan Mahawu, saya Lurah, terlebih khusus mewakili jajaran pemerintah kota Manado,  pak Walikota Manado dan pak Wakil Walikota Manado, Pak Andrei Angow dan pak Richard Sualang,  menyampaikan banyak2 terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Udara Bapak Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. “Dimana telah memberikan bantuan yang memang sangat dibutuhkan oleh Warga Lingkungan 3 Kelurahan Mahawu.” ujar Ibu Haskin Yusuf saat diwawancarai Pen Lanudsri.

Sementara itu, Kadisops mengatakan penyerahan dan penyaluran bantuan ini berupa bahan makanan.  Yakni beras, mie instan, susu, telur, minyak goreng, pampers, pakaian bayi, pakaian anak, pakaian dewasa.

Area yang terkena bencana banjir meliputi Lingkungan 3, 4 dan 5 Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting. Korban banjir ada 508 KK dengan jumlah jiwa 1.876 jiwa. Air mencapai ketinggian 4 meter, bahkan beberapa rumah di pinggir Sungai Mahawu Bailang hanyut terbawa arus.

Air baru surut setelah 1 x 24 jam. Saat itu warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. “Air cepat sekali meninggi. Nyanda ada kesempatan menyelamatkan harta benda bahkan surat-surat berharga hanyut dibawa air. Mar, yang penting torang pe diri bisa selamat. Kita pe anak yang dukung di bahu saat menyelamatkan diri.” ungkap Oma Ulfa Pontororing (70 tahun), saat menggambarkan gentingnya keadaan saat air bah melanda.

Hari ketiga pasca banjir, warga sangat membutuhkan pakaian dalam (underwear) untuk salin pakaian. Saat ini, kebersihan higienis dan kebersihan sanitasi serta Air bersih menjadi prioritas utama. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 2,478 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BRI Dukung Pendidikan Daerah, Salurkan Beasiswa bagi 59 Mahasiswa UNIKA Weetebula

23 Mei 2026 - 15:06 WITA

Pemda Sulut Kirim Tiga Pasangan Calon Paskibraka Ikut Seleksi Nasional di Jakarta, Kaban Kesbangpol Optimis Bisa Lolos

23 Mei 2026 - 12:22 WITA

Wapres Percepat Swasembada dan Penguatan Ekonomi Daerah, Proyek Garam Rote Ndao Jadi Kunci Utama

23 Mei 2026 - 04:13 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Dua Petinggi di NTT Ini Apa yang Mau Dibisikkan ke Mas Wapres Gibran?

22 Mei 2026 - 16:55 WITA

Mas Wapres Gibran Berdialog Akrab dengan Masyarakat Rote Ndao di Desa Papela

22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Trending di News