Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Kepolisian · 5 Jun 2024 22:37 WIB ·

Kapolsek Rote Selatan : Aduan Dugaan Guru Berselingkuh Tidak Benar


 Kapolsek Rote Selatan : Aduan Dugaan Guru Berselingkuh Tidak Benar Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Kapolsek Rote Selatan, IPDA Andi Darma Elim, memberikan pernyataan resmi menanggapi laporan warga tentang dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang ASN guru dengan seorang janda. Pernyataan ini disampaikan kepada media pada Rabu, 5 Juni 2024, melalui sambungan telepon seluler. IPDA Darma mengakui adanya aduan tersebut dan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menindaklanjutinya.

IPDA Darma menjelaskan bahwa tindakan kepolisian didasarkan pada laporan atau aduan warga yang mengeluhkan dugaan perselingkuhan itu. “Pada prinsipnya, kepolisian hanya menindaklanjuti laporan dari warga. Karena ada keluhan dari warga, makanya kami menindaklanjuti,” tegasnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera mengamankan dan mengambil keterangan dari kedua individu yang dilaporkan. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh, laporan tersebut tidak memenuhi unsur hukum untuk diproses lebih lanjut.

“Terkait aduan selingkuh ini, atas dasar apa yang namanya selingkuh itu harus ada delik aduan, dalam arti ada pelaku dan juga ada korban. Mereka berdua juga tidak ada yang berbicara, tidak ada laporan dari suami atau istri mereka,” ujar IPDA Darma.

Kapolsek menegaskan bahwa laporan tersebut tidak memenuhi unsur karena tidak ada korban dan pelaku yang melaporkan. Oleh karena itu, laporan tersebut dinyatakan tidak benar dan tidak perlu diproses lebih lanjut.

“Kami hanya mengambil keterangan, jadi kami mengamankan saja. Jika nanti ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka kami akan mengambil tindakan lagi. Saya juga sudah meminta anggota saya untuk mengamankan dan mengambil keterangan mereka berdua. Tetapi hingga saat ini tidak ada aduan dari suami atau istri dari mereka, sehingga dengan demikian tidak ada masalah lagi,” imbuhnya.

“Yang namanya berselingkuh atau berzina, itu harus ada yang melaporkan, ada aduan dari korban yang merasa dirugikan. Tapi dalam kasus ini, tidak ada yang merasa dirugikan,” jelasnya.

Tanpa adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan, maka kasus ini tidak bisa diproses lebih lanjut secara hukum, tegas Kapolsek.

Sebelumnya, diberitakan bahwa informasi dari warga Desa Daleholu mengungkap bahwa oknum guru tersebut adalah seorang pria yang sudah menikah dan berasal dari Pantai Baru, sedangkan wanita yang terlibat adalah seorang janda. Namun, Darma mengaku hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait kasus tersebut, sehingga proses hukum belum bisa dilakukan.

“Kami hanya bisa memproses kasus jika ada laporan yang diajukan. Jadi kemarin kami hanya melakukan pengamanan,” ujarnya.

Oknum guru SDN Ngaek yang diketahui tinggal di Desa Oebau, Kecamatan Pantai Baru, dikenal dengan inisial RN. Hingga saat ini, pihak berwenang masih menunggu laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan terkait kasus ini.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,047 kali

Baca Lainnya

Regina Menyambangi Badan Reserse Kriminal Polres Rote Ndao Buat Laporan Polisi Terkait Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan

22 June 2024 - 08:48 WIB

Masih Rendah Kesadaran Masyatakat Lakukan Mutasi Kendaraan Plat Nomor Luar Sulut

21 June 2024 - 20:47 WIB

Kapolda Sulut Tinjau Bakkes Operasi 28 Pasien Katarak Celah Bibir dan Lelangit, Sambut HUT Bhayangkara ke-78.

21 June 2024 - 18:48 WIB

Masyarakat Dua Desa Di Kabupaten Rote Ndao Desak Menteri Agus Harimurti Yudhoyono Tindak Tegas Oknum Pegawai Pertanahan Rote

20 June 2024 - 23:02 WIB

Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Sulut dan Satker

19 June 2024 - 22:17 WIB

Pemilik Tanah Kristian Feoh Warga Desa Mboeain Minta Polda NTT Selesaikan Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Jenzi Lukius Gasperz

19 June 2024 - 19:48 WIB

Trending di Kepolisian