Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 21 Agu 2025 16:40 WITA ·

Kapolres Bitung Hadiri Aksi Turun ke Sawah Bersama Danrem 131/Santiago


Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH saat aksi turun ke sawah dalam Program Ketahanan Pangan bersama Danrem 131/Santiago. Perbesar

Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH saat aksi turun ke sawah dalam Program Ketahanan Pangan bersama Danrem 131/Santiago.

Bitung, Sulutnews.com – Program ketahanan pangan terus digelorakan TNI AD. Kali ini, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip SH MH memimpin langsung aksi turun ke sawah dengan melakukan penanaman padi di lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (21/8).

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda Kota Bitung. Hadir di antaranya Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai SIK MH, Dandim 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen ST MIP, perwakilan Pemkot Bitung, para petani, serta masyarakat sekitar.

Mereka bersama-sama turun ke sawah menanam padi sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Asisten III Pemkot Bitung, Benny Lontoh yang mewakili Walikota Hengky Honandar, menegaskan bahwa program ketahanan pangan TNI AD menjadi salah satu pilar penting menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan.

“Tanpa ketersediaan pangan yang cukup bergizi dan terjangkau, pembangunan yang kita lakukan akan sulit mencapai hasil optimal. Semoga kegiatan ini memberi dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di Kota Bitung,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 131/Santiago menegaskan kegiatan penanaman padi ini merupakan instruksi Panglima TNI dalam membentuk satuan gugus tugas ketahanan pangan di tiap wilayah.

“Sebagai Dansatgas di daerah, para Dandim bersama unsur TNI lainnya ditugaskan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi sipil, swasta, serta masyarakat.

Tujuannya agar bangsa kita mampu mandiri dengan ketahanan pangan yang kokoh, terutama pada kebutuhan pokok seperti padi dan jagung,” jelas Brigjen Martin.

Ia menambahkan, kehadiran TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bukti bahwa TNI tidak hanya menjadi garda terdepan di bidang pertahanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan nasional.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah bersemangat bergerak bersama. Semoga lahan-lahan pertanian di Bitung dapat dipertahankan bahkan ditambah luasnya agar kota ini mampu mandiri dalam ketahanan pangan,” pungkasnya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,227 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina Hadirkan “Rumah Anak Pesisir” Sebagai Ruang Tumbuh Generasi Penjaga Laut di Kota Bitung

23 Juli 2026 - 18:50 WITA

Hengky Honandar Dampingi Gubernur Sulut Buka Batch 3 Pelatihan Vokasi Nasional di Bitung

23 Juli 2026 - 18:26 WITA

Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal 2026 di Kantor Gubernur Sulut

22 Juli 2026 - 13:36 WITA

Kuota Diskon  Tersisa 4 Persen,  Calon Penumpang Kapal Laut dihimbau Segera Beli Tiket 

22 Juli 2026 - 13:11 WITA

Kapolres Bitung dan PT Pelindo Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kawasan Pelabuhan

22 Juli 2026 - 12:28 WITA

PT Pertamina Trans Kontinental Bersinergi Dengan Elemen Masyarakat Jaga Ekosistem Laut Melalui Aksi Bersih Pantai Tangkoko

20 Juli 2026 - 22:36 WITA

Trending di Bitung