Menu

Mode Gelap
Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon

Hukrim · 6 May 2024 22:55 WIB ·

Kades Kuli Aisele, Yermis Thine, Minta Penghapusan Berita Diduga Oknum Jaksa Minta Uang dari Tersangka Kasus Pengeroyokan


 Kades Kuli Aisele, Yermis Thine, Minta Penghapusan Berita Diduga Oknum Jaksa Minta Uang dari Tersangka Kasus Pengeroyokan Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Yermis Thine, Kades Kuli Aisele, telah menyampaikan permintaan penghapusan berita terkait oknum jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Rote Ndao. Kades tersebut mendatangi kediaman redaksi setelah sejumlah upaya telepon tak mendapat respons.

Yermis Thine secara konsisten menghubungi redaksi melalui telepon selulernya, berupaya untuk menghapus pemberitaan yang menyebutkan oknum jaksa di Rote Ndao meminta uang dari tersangka kasus pengeroyokan. Namun, tanpa tanggapan dari pihak redaksi, Yermis Thine kemudian memutuskan untuk secara langsung mendatangi kantor redaksi guna menyampaikan permintaannya.

Sebelum kedatangannya, Yermis Thine juga telah mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp, memohon agar redaksi menghapus berita tersebut dengan alasan menghindari kerumitan bagi keluarganya. Pesan tersebut menunjukkan kepedulian dan kekuawatiran dari pihak Yermis Thine terhadap dampak pemberitaan tersebut terhadap dirinya dan keluarganya.

Meskipun telah menerima permintaan dari Kades Kuli Aisele, redaksi tetap memutuskan untuk tidak menghapus berita tersebut. Alasan yang diberikan adalah karena pemberitaan tersebut didasarkan pada fakta yang diungkapkan oleh Yermis Thine sendiri melalui hasil wawancara dengan redaksi.

Namun, situasi semakin menegangkan ketika diketahui bahwa oknum jaksa yang disebutkan dalam berita tersebut, yakni Samuel Fernando Naibaho alias Sambo, belum memberikan hak jawab atau klarifikasi kepada publik melalui media. Sebaliknya, oknum jaksa tersebut malah melaporkan wartawan yang menulis berita tersebut ke pihak penegak hukum.

Sesuai Pasal 5 ayat (2) dan (3) UU No. 40/1999 jika ada yang merasa dirugikan atas pemberitaan,  media sulutnews.com siap melayani Hak Jawab dan hak koreksi.

Tindakan oknum jaksa ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut terkait transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum serta kebebasan pers dalam memberitakan kasus yang melibatkan pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Hal ini juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan terhadap kebebasan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Penulis : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,112 kali

Baca Lainnya

Dihadapan Paulus Henuk Bakal Calon Bupati Rote Ndao, Warga Masyarakat Desa Nusakdale : Apapun Penyakit Itu Paracetamol Obatnya

17 June 2024 - 23:29 WIB

Paulus Henuk Dihadapan Warga Dua Desa: Janji Politik dan Harapan Pembangunan Infrastruktur

17 June 2024 - 08:54 WIB

Dihadapan Pendukung, Balon Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Janji Segera Umumkan Bakal Calon Wakilnya

16 June 2024 - 23:32 WIB

Pemdes Desa Paret Salurkan BLT Kepada 36 KPM

16 June 2024 - 23:21 WIB

Klarifikasi PJ Bupati Rote Ndao Terkait Postingan Akun Facebook Mersy Adu

16 June 2024 - 19:54 WIB

Balon Bupati Rote Ndao 2024 Paulus Henuk Berkomitmen Membangun Rote Ndao Lebih Baik dengan Meningkatkan Mutu Pendidikan

13 June 2024 - 19:13 WIB

Trending di NTT