Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 9 Des 2025 23:29 WITA ·

Jepang Butuh 3.000 Tenaga Kerja Trampil Lulusan SMK dari Sulut, Kadis Dikda Femmy Suluh Sekolah Harus Tingkatkan Kualitas


Foto - Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si Perbesar

Foto - Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si

Manado, Sulutnews.com – Perusahaan di Jepang butuh sekitar 3.000 tenaga kerja terampil terutama lulusan SMK tahun 2026 hinga tahun berikutnya.

Hal tersebut dikatakan Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Usai membuka Rapat Koordinasi ( RAKOR) Dana Alokasi Kusus (DAK) 2025 di Hotel Paninsula Manado Senin (8/12) malam.

Menurut Kadis Dikda karena permintaan cukup banyak dari Jepang sekitar 3.000 maka untuk menjawab itu kita terutams sekolah sekolah SMK harus menyiapkan siswa Kelas XII agar kualitas keahlian lebih ditingkatkan. Dan lulusan SMA juga kemungkinan akan diakomodir karena itu harus ada tambahan ketrampilan terutama bahasa.

Sebelumnya Kadis Femmy Suluh didepan ratusan Peserta RAKOR termasuk puluhan Kepsek SMK dan SMA yang hadir mengataksn, 3.000 tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang itu sesuai permintaan disaat saya dan rombongan Ibu Gubernur Ketua PKK Ny Anik Yulius Silvanus mengunjungi Jepang pada Senin 1 Desember 2025 dan melakukan dialog dengan salah satu Gubernur di Jepang dan pengusaha.

Menurut Kadis pekerja asal Indonesia banyak yang sukses. Dan mereka diperlakukan dengan baik sehinga sukses dengan gaji yang besar.
Bahkan menurut Kadis pekerja yang juga lulusan SMK dari Sulut mengakui mereka sudah banyak bantu orang tua ada juga beli kebun bangun rumah dan beli mobil serta bantu keluarga untuk sekolah.

“Jadi cukup baik bila kerja di Jepang karena gaji besar dan menjanjikan”ujar Kadis Dikda yang didampingi Kabid SMK Vecky Pangkerego S.Pd.M Pd.
Semua kunjungan ke Jepang sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut Yulius Silvsnus pada Senin 8 Desember 2025 . Kedepan kita akan tingkatkan kualitas lulusan SMK dan SMA agar bisa ikut direkrut ke Jepang.

Program Magang

Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mengatakan, program magang ke Jepang sudah sejak 2023 dan ada ratusan lulusan SMK kita yang bekerja di Jepang hinga saat ini. Pihaknya terus mendorong 194 SMK Negeri dan Swasta di Sulut tingkatkan kualitas keahlian. Dalam kunjungan ke Jepang awal Desember 2025 ada tiga Kepsek SMK yang memantau langsung yakni Kepsek SMK 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd M.Pd, Kepsek SMK Kristen 2 Tomohon Novry Sumampouw S Pd yang juga sebagai Ketua MKKS- SMK se- Sulut serta Kepsek SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Herny Onibala S.Pd yang juga sebagai Sekretaris MKKS- SMK se- Sulut. ( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,462 kali

Baca Lainnya

Gelar Lomba Rakyat, Partai Demokrat Nyatakan lebih Dekat Dengan Rakyat.

23 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Kembangkan Literasi Bagi Anak Pesisir, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Games di Mangruve Park Wori

23 Agustus 2026 - 12:11 WITA

Gelar Baksos di Desa Tiwoho dan Wori, Komunitas Frasus 86 Manado Layani Masyarakat Pesisir

22 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Kasus Penggeledahan Rumah Pengusaha JA, GTI Sulut Minta Kejaksaan Tinggi Sulut Transparan

21 Agustus 2026 - 07:21 WITA

DPRD Sulut Apresiasi Rencana Pusat: Guru P3K Paruh Waktu Jadi P3K Penuh dan Berpeluang Ikut Seleksi ASN 2027

20 Agustus 2026 - 23:51 WITA

Unsrat Mewisuda 1.017 Sarjana S1, S2 Hingga S3, Gubernur Sulut Berikan Apresiasi Unsrat Komitmen Jaga Mutu Pendidikan

20 Agustus 2026 - 23:47 WITA

Trending di Manado