Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bola & Sports · 25 Jul 2023 01:00 WITA ·

Jalan Terjal Menuju PON Bridge 2024


Michael 'Cilox' Tumiwang. (Jurnalis/Pegiat Bridge) Perbesar

Michael 'Cilox' Tumiwang. (Jurnalis/Pegiat Bridge)

Catatan: Michael ‘Cilox’ Tumiwang/UKW6508
Palembang-24/07/2023

Menjadi pemenang dalam sebuah ajang perlombaan merupakan harapan dan target pengurus juga setiap insan olahraga. Namun, proses berlatih, berlatih dan terus berlatih, tidak boleh hanya menjadi istilah yang mudah disebutkan, tapi sulit dilakukan.

Saya pernah bercerita dengan salah satu atlit terbaik yang pernah dimiliki Indonesia asal Sulawesi Utara (Sulut) Kota Manado, di cabang olahraga Bridge. Meskipun saat ini sang maestro telah kembali pada penciptanya, namun kata-katanya masih terus terngiang di kepala.

“Meraih kemenangan bukan soal mengalahkan orang atau tim lawan, tetapi harus mampu dan wajib mengalahkan diri sendiri,” ujar almarhum Hengky Lasut kepada penulis, dalam sebuah kesempatan berdiskusi empat mata, ketika beliau masih hidup dan aktif mengikuti turnamen bridge.

Mungkin kata-kata Om Hengky – begitu dia disapa oleh insan Bridge di Indonesia, menjadi sebuah pukulan telak bagi para atlit atau pengurus, pelatih dan siapapun yang bercita-cita menjadi pemenang dalam pertandingan di cabang olahraga yang ditekuni.

“Jika ada yang salah atau keliru, wajib dirubah. Caranya, diskusikan dengan baik, tenang, dan kepala dingin. Hati boleh panas, namun kepala harus tetap dingin dan lisan dalam bertutur kata harus tetap dijaga,” tuturnya lagi.

Intinya percakapan yang terjadi ketika itu, mengingatkan saya hari ini, bahwa kemenangan sejati hanya akan dicapai, jika kita mampu mengalahkan lawan, tetapi juga mengalahkan diri sendiri.

Hari ini, Selasa (25/07/2023) tim Sulut harus menghadapi lawan-lawan yang terbilang cukup bagus, untuk dapat mengambil tempat pada ajang PON XXI, cabang olahraga Bridge di Aceh 2024 mendatang.

Bukan tidak mungkin jalan terjal harus dilalui tim mixed, putra, dan putri menuju PON 2024 mendatang. Apapun rintangannya, bagaimanapun terjalnya jalan, tim Sulut tetap solid, kompak, dan tetap berjuang, karena Sulut Hebat.(*)

Artikel ini telah dibaca 2,235 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis taklim dan takwa Di Jakarta Tak Henti henti Mengirim Do’a Untuk Saudara saudara di Flores Nusa Tenggara Timur. NTT

20 Agustus 2026 - 09:45 WITA

Bank NTT Buka 220.194 Rekening Pelajar, Cetak Rekor MURI di Puncak Hari Indonesia Menabung 2026

20 Agustus 2026 - 09:13 WITA

Bupati Muba Toha Tohet Pimpin Upacara HUT RI ke -81

17 Agustus 2026 - 13:00 WITA

Dirgahayu Ke-81 RI, Merdeka dari Kecemasan, Menatap Indonesia dengan Harapan

16 Agustus 2026 - 12:20 WITA

“TIDAK ADA IZIN JUDI!” HANYA IZIN KERAMAIAN, MAKA DIBUKA LAGI , POLISI TEGAS: PEMDA ROTE NDAO WAJIB JAGA KONDUSIVITAS

13 Agustus 2026 - 21:16 WITA

LRT Palembang: Saatnya Infrastruktur Bertransformasi Menjadi Budaya

13 Agustus 2026 - 21:11 WITA

Trending di Opini