Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Kepolisian · 10 Mar 2023 17:42 WITA ·

Irjen Pol Setyo Budiyanto Pimpin Upacara Penutupan Tradisi Pembaretan Bintara Remaja


Foto. [Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto saat memimpin upacara penutupan tradisi pembaretan bintara remaja Direktorat Samapta Polda Sulut, Jumat 10 Maret 2023] Perbesar

Foto. [Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto saat memimpin upacara penutupan tradisi pembaretan bintara remaja Direktorat Samapta Polda Sulut, Jumat 10 Maret 2023]

MANADO|SULUTNEWS.COMKAPOLDA Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Setyo Budiyanto memimpin upacara penutupan tradisi pembaretan bintara remaja Direktorat Samapta Polda Sulut, pada Jumat (10/3/2023), di Pantai Paal Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan tersebut diikuti total sebanyak 419 bintara remaja. Terdiri dari, 173 polisi laki-laki dan 10 polisi wanita angkatan 47, kemudian 226 polisi laki-laki dan 10 polisi wanita angkatan 48.

Upacara penutupan tradisi pembaretan ini ditandai secara simbolis dengan pelepasan topi rimba perwakilan bintara remaja angkatan 47 dan 48 oleh Kapolda Sulut.

Setelah itu, Kapolda Sulut menyiramkan air kembang dan memakaikan baret coklat khas samapta kepada perwakilan.

Sementara itu Kapolda Sulut dalam amanatnya, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Samapta Polda Sulut beserta para panitia yang telah merencanakan, menyiapkan, hingga melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan tradisi pembaretan ini dengan baik.

“Puji syukur, semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Berdasarkan laporan dari Direktur Samapta, tidak ada masalah. Semuanya bisa dilaksanakan dengan baik dan benar serta luar biasa.

Ini terlihat sampai dengan pelaksanaan akhir, bukan hanya sekadar apel dan upacara saja tapi segala sesuatunya disiapkan dengan sebaik-baiknya,” kata Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Lanjutnya, kegiatan pembaretan bukan hanya sekadar formalitas tetapi merupakan sebuah proses dan ritual yang mengandung makna. Yaitu, sebagai tanda seorang bintara remaja masuk menjadi bagian dari Polda Sulut lebih khusus Direktorat Samapta.

“Jadi, pembaretan itu kalau secara umum semuanya bisa langsung menggunakan atau memakai baret. Tapi kalau menggunakan dan memakai baret ada prosesnya, ada ritualnya, maka itu membawa sebuah kebanggaan tersendiri sebagai bagian awal untuk bergabung dan melaksanakan tugas di Direktorat Samapta Polda Sulut,” ujar Irjen Pol Setyo Budiyanto memotivasi.

Dirinya pun meminta kepada seluruh peserta pembaretan untuk saling menjaga dan saling mengingatkan.

“Karena kalian adalah keluarga besar dan orang-orang terdekat di antara kalian. Saling mengingatkan kalau ada temannya yang ingin berbuat hal-hal yang tidak terpuji. Kebanggaan kita sebagai anggota Polda Sulut adalah jika kita bisa melaksanakan tugas-tugas, bisa melayani masyarakat, dan bisa menjalankan perintah pimpinan dengan baik,” pesan Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Setyo Budiyanto juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, terlebih menghadapi tahun politik menjelang Pemilu 2024.

“Prosesnya akan berjalan begitu cepat. Nanti ada yang akan ditugaskan dalam pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu seperti kampanye, pengamanan TPS dan lainnya,” jelas Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Terkait hal tersebut, Irjen Pol Setyo Budiyanto juga mengajak seluruh personel khususnya para bintara remaja untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sejak awal.

“Mulai dari hari ini sampai nanti dengan pelaksanaan Pemilu hingga pelantikan presiden dan wakil presiden, tugasnya cukup banyak dan tantangannya pun cukup berat. Laksanakan tugas itu dengan baik dan kalau ada yang tidak paham, silahkan bertanya secara berjenjang,” pungkas Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Upacara penutupan tradisi pembaretan bintara remaja ini turut dihadiri oleh Direktur Samapta beserta beberapa Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolres Minahasa Utara dan para Kasubdit Direktorat Samapta.

Diketahui, rangkaian kegiatan tradisi pembaretan ini dilaksanakan sejak Kamis (9/3), yang upacara pemberangkatan dan pelepasan pesertanya dipimpin oleh Wakapolda Sulut, di Mapolda.

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian tradisi pembaretan adalah bakti sosial berupa penyerahan bantuan dan kerjabakti di lokasi pascabanjir, di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Kemudian long march dari titik start di Kantor Camat Likupang menuju finish di Pantai Paal, dan diakhiri dengan upacara penutupan ini.

Artikel ini telah dibaca 191 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TEGAS BUPATI PAULUS HENUK: BBM JANGAN JUAL DI ATAS HARGA HET, APARAT DIMINTA TINDAK HUKUM TEGAS

16 Januari 2026 - 13:39 WITA

DEMI MASYARAKAT ROTE NDAO, BUPATI PAULUS HENUK BERDISKUSI SOLUSI KELANGKAAN BBM

16 Januari 2026 - 13:21 WITA

DPRD Sulut Berencana Bawa Aspirasi Pegawai RSUP Prof Kandouw ke Kementrian Kesehatan

16 Januari 2026 - 09:28 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

“Mengaku dirinya Tim 9 Bupati Tapi Tidak Paham” Jodian Suki Mengeluarkan Stekmen Mengadu Domba

16 Januari 2026 - 06:23 WITA

Trending di Adat Budaya
error: Content is protected !!