Rote Ndao,Sulutnews.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memutasi tujuh orang pejabat di jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Kupang, Selasa, (27/6/2023) menjelaskan tujuh pejabat yang dimutasi tersebut terdiri atas lima kepala kepolisian resor (kapolres) dan dua pejabat utama Polda NTT.
“Di Polda NTT ada tujuh pejabat yang dimutasi, yakni Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda NTT, Direktur Reskrimsus Polda NTT dan lima kapolres, yakni Kapolres Sikka, Ende, Rote Ndao, Flores Timur, dan Sabu Raijua demikian dilansir media ini dari sumber media lokal NTT.
Walau tak lagi menjadi orang nomor satu di polres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita masih mendukung keamanan diwilayah Selatan NKRI yang terkenal dengan keindahakan wisata alamnya, setiap kali melakukan pertemuan dengan masyarakat terus menyeruhkan keamanan untuk mendukung wisata.
Demikian diungkapkan AKBP I Nyoman Putra Sandita saat ditemui media ini diruang kerjanya, sebelum dimutasikan ke tempat tugas yang baru.
Menurut, Putra Sandita Rote Ndao memiliki beberapa tempat wisata yang unit dan eksotis, salah satunya yang memberikan kesan adalah saat Ia mendatangi tempat wisata “Oeseli” di bilangan Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya.
Kata putra dewata ini, Oeseli merupakan obyek wisata laut yang selama ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat.
Padahal, bila lokasi tersebut dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan bagi warga di lokasi obyek wisata dan juga menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Rote Ndao.
Untuk itu, guna terwujudnya semua itu, perlu adanya kerjasama semua stakeholder dalam berperan aktif mempromosikan wisata.
Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra mengatakan, dirinya kagum dengan keindahan karang laut dan alamnya.
“Kita seakan berdiri di depan pintu untuk memasuki surga melihat dari beberapa pulau di wilayah Pulau Rote, contohnyanya di pulau Do’o. Pulau Ndao dan di pantai Oeseli,” kata I Nyoman Putra
walau tak lagi bertugas sebagai orang nomor satu di Polres Rote Ndao, I Nyoman terus mendukung pengembangan wisata di pulau Rote dengan julukan pulau sejuta lontar, bahkan menurutnya, pulau ini jika ditata dengan baik akan menjadi Bali kedua di wilayah paling selatan NKRI.
“Kami melihat Pulau Rote wilayahnya masih alami dan elok untuk dijadikan destinasi wisata,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut I Nyoman Putra menegaskan, personel Polres Rote Ndao sampai di Polsek polsek dan Bhabinkamtibmas siap menjamin keamanan dan memberikan perlindungan bagi para pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi setiap objek wisata di kabupaten paling selatan di Indonesia ini.
Menurutnya, 14 objek wisata yang ada di Rote Ndao, jika dikelola dengan maksimal dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur di lokasi tersebut.
“Kami siap mendukung pemerintah dan akan kami koordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur,” katanya.
Reporter : Dance henukh







