Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Manado · 18 Feb 2025 13:10 WITA ·

Ingrid JNN Sondakh :Komisi II DPRD Sulut Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Nelayan


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com – Merasa dirugikan atas regulasi terkait Perpajakan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kelautan Kelautan dan Perikanan (KKP) Reponlik Indonesia, Puluhan warga Kota Bitung yang mengatasnamakan kelompok nelayan meminta DPRD Sulut dapat menjembatani Aspirasi mereka yang meminta sistim pembongkaran ikan agar langsung kepada perusahaan,” kapal ikan yang wajib melalui KKP kemudian baru di arahkan ke perusahan adalah kebijakan yang merugikan nelayan.

oplus_0

” Pemberlakuan mekanisme bongkar muatan lewat KKP adalah aturan perundang- undangan itu merugikan nelayan, sebab dalam prakteknya ada banyak pungli yang terjadi, maka kami minta DPR dapat mendengar apa yang menjadi suara hati kami,” ungkap Maikel Mamuntu kordinator warga pada RDP bersama Komisi 2 DPRD Sulut yang digelar Senin (17/2/2025)

Terkait aspirasi tersebut Ketua Komisi 2 Ingrid JNN Sondakh mengatakan DPRD Sulut melalui komisi 2 telah menyampaikan ke Komisi IV DPR-RI dan KKP-RI dan telah mendapatkan jawaban jika aturan terkait Zona telah ditetapkan dan telah dituangkan lewat regulasi.” Semua kewenangan terkait penetapan zonasi menjadi kewenangan KKP RI, sementara Provinsi hanya menjalankan amanat ketentuan,” jelas Ingrid, saat RDP.

Senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut Michaela Euqinia Paruntu (MEP) yang mengatakan terkait aspirasi nelayan, telah disampaikan dan DPRD berusaha untuk mencari solusi terbaik agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat direalisasikan,” Yang pasti kami DPRD berjuang untuk masyarakat, khususnya Nelayan,” kata Koordinator Komisi 2 DPRD Sulut ini.

Dalam RDP yang nyaris ricuh tersebut Wakil Ketua DPRD Sulut Michaela Elsiana Paruntu (Kordinator Komisi II, RDP di pimpin langsung oleh ketua komisi II Inggrit Sondakh, di dampingi anggota Legislatif, Dhea Lumenta, Priciliya Rondo, Jein Laluyan, Angelina Wenas, Norman Luntungan, Ruslan Abdul Gani, Harry Porung Eldo Wongkar, Sisca Budiman, juga perwakilan Nelayan , LSM .(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,263 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Pertamina Berikan Skorsing Penyaluran Produk Biosolar Kepada SPBU di Tombatu

7 Mei 2026 - 23:35 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Penamatan Siswa SMA, SMK dan SLB 2026 Harus Sederhana Tanpa Ada Pungutan Dana

7 Mei 2026 - 13:11 WITA

Unsrat Manado Kembali Mengukuhkan Sepuluh Profesor Baru

7 Mei 2026 - 11:17 WITA

13 Mahasiswa UNSRAT Bertolak Ke Jakarta Terima Beasiswa Lembaga Penjamin Simpanan

7 Mei 2026 - 07:33 WITA

Roger Mamesah : Pilhut Adalah Pesta Demokrasi, Mari Kita Laksanakan Dengan Menjaga Kamtibmas

7 Mei 2026 - 07:16 WITA

3 Anggota DPRD Sulut Terima Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Sulut.Ini Yang Menjadi Aspirasi

6 Mei 2026 - 17:20 WITA

Trending di Manado