Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jateng · 2 Agu 2024 18:30 WITA ·

Inayatul Munawaroh Siswi SDN 3 Kalirejo Raih  Juara Lomba FTBI Kabupaten Kendal


Inayatul Munawaroh Siswi SDN 3 Kalirejo Raih  Juara Lomba FTBI Kabupaten Kendal Perbesar

Kendal,Sulutnews.com – Inayatul Munawaroh yang merupakan siswi SDN 3 Kalirejo Kecamatan Kangkung ini berhasil mendapatkan Juara 3 Lomba Nulis Cerkak di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Kendal. Sebelumnya dirinya berhasil Juara 1 FTBI tingkat Kecamatan Kangkung, sehingga mendapat kesempatan maju di Lomba FTBI tingkat Kabupaten Kendal yang diselenggaran pada Rabu, 17 Juli 2024 lalu di SMKN 4 Brangsong.

Proses latihan dan belajar untuk meraih kejuaraan tersebut tidak lepas dari perhatian guru pembimbing dan para guru SDN 3 Kalirejo juga kedua orang tuanya, agar bisa membawa nama baik sekolahnya. Hal tersebut juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN 3 Kalirejo, Munawaroh, S.Pd, bahwa kejuaraan tersebut disamping anaknya rajin dan disiplin belajar, tentu juga dukungan kedua orang tua.

“Terimakasih kepada Bapak dan Ibu ananda Inayatul Munawaroh yang telah mendukung dan suport doa, sehingga meraih juara 3 di Lomba FTBI Tingkat Kabupaten Kendal ini,” tutur Munawaroh, S.Pd.

Inayatul Munawaroh yang merupakan anak pertama pasangan Ahmad Nasirin dan Nur Azizah ini memang tergolong anak yang disiplin dan rajin belajar, sehingga guru-gurunya selalu mensuport agar selalu berprestasi dan menjadi anak yang sholihah. Terbukti dari prestasi akademikpun mendapat rangking 2 di kelasnya. Tidak hanya itu Inayatul Munawaroh juga sering mengikuti perlombaan dan mendapatkan beberapa kejuaraan.

Nur Azizah selaku ibu kandung Inayatul Munawaroh juga senang dan bersyukur atas prestasi yang diraih anaknya tersebut. Menurutnya, pendidikan seorang anak itu dimulai dari keluarga dan lingkungan yang baik. “Jika seorang anak tersebut dalam lingkungan yang baik, ingsa Allah seorang anak akan menjadi anak yang sholih dan sholihah. Lingkungan tersebut meliputi lingkungan di rumah juga di sekolah, tidak hanya itu pergaulan  juga sangat berpengaruh membentuk kepribadian anak. Maka kita sebagai orang tua juga harus mengawasi kepada siapa anak kita berteman. Karena kebiasaan akan menjadi karakter atau kepribadiaan seseorang,” jelas Nur Azizah.

Dirinya juga menambahkan, “Pendidikan agama merupakan pondasi dasar seorang anak untuk menjadi baik, maka kami sebagai orang tua selalu menekankan agar mengaji dan sholat lima waktu”, jelasnya.

Rasa senang dan syukur selaku orang tua, Nur Azizah juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala Sekolah SDN 3 Kalirejo,  para guru, guru pembimbing/Bapak Marsudi dan pelatih, sehingga anaknya mendapatkan kejuaraan Lomba FTBI Tingkat Kabupaten ini.

Adapun tujuan diselenggarakan FTBI ini untuk meningkatkan kemahiran siswa dalam berbahasa Jawa dan kreatifitas siswa dalam bersastra Jawa. Hal tersebut seperti yang disampaikan Ketua Panitia FTBI Kabupaten Kendal tahun 2024, Nurul Farida, S.sos yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal.

“Tujuan FTBI yaitu meningkatkan kemahiran siswa dalam berbahasa Jawa dan kreatifitas siswa dalam bersastra Jawa, meningkatkan sikap percaya diri dan bangga siswa terhadap kekayaan budaya berupa bahasa dan sastra Jawa, membangun kerjasama yang dilandasi sikap melu handarbeni dan saiyeg saeka praya dalam pengembangan pelestarian dan pemanfaatan bahasa dan budaya Jawa,” jelas Nurul Farida, S.sos.

Peserta Lomba FTBI Tingkat Kabupaten Kendal yaitu SMP/Mts dan SD/MI se-Kabupaten Kendal dengan juri dari Pepadi, Permadani, komedian, guru, dalang, dan pengawas sekolah. Adapun Mata lomba :

  1. Membaca dan menulis aksara Jawa ( nulis lan maca aksara jawa)
  2. Mendongeng (ndongeng)
  3. Berpidato (sesorah)
  4. Menulis cerkak ( nulis cerkak)
  5. Membaca geguritan (maca gurit)
  6. Nembang macapat
  7. Komedi tunggal (ndagel ijen)

Pemenang lomba ini mendapatkan Piala yang diberikan langsung dan Piagam Penghargaan yang akan diberikan setelah selesai dicetak.(Ahmad Nasirin)

Artikel ini telah dibaca 1,113 kali

Baca Lainnya

Bauana Group: Ungkapan Terima Kasih dan Harapan Penuh Makna Bagi Handoko Santoso

24 April 2026 - 22:25 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Waka PT Jateng: Advokat DePA-RI Harus “Melek Teknologi”

13 Maret 2026 - 23:39 WITA

Bupati H.M. Toha Tohet Turunkan Tim Pemkab Muba Inventarisir Asrama Ranggonang di Yogyakarta

16 Februari 2026 - 23:55 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Trending di Adat Budaya