Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Minsel · 12 Jul 2026 23:41 WITA ·

Hukum Tua Desa Tumpaan Felma Lumempouw: Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Selatan Berlangsung Dengan Aman


Foto : Hukum Tua Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) Felma Lumempouw,SE Perbesar

Foto : Hukum Tua Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) Felma Lumempouw,SE

Minahasa Selatan,Sulutnews.com – Hukum Tua Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) Felma Lumempouw,SE mengatakan Hari Pengucapan Syukur Minahasa Selatan (Minsel) pada Minggu 12 Juli 2026 sudah berjalan dengan aman dan lancar.

“Pertama-tama atas nama Pemerintah Desa Tumpaan saya mengucapkan kepada masyarakat Desa Tumpaan dan se-Minsel Selamat Merayakan Hari Pengucapan Syukur 12 Juli 2026,” kata Felma Lumempouw,SE, kepada wartawan di kediamannya Desa Tumpaan, Minggu (12/8) siang.

Felma Lumempouw,SE, menjelaskan Pengucapan Syukur Minahasa Selatan sudah biasa diadakan pada minggu kedua bulan Juli, masyarakat Desa Tumpaan Kabupaten Minsel merayakan berkat hasil pertanian yang berlimpah selama tahun 2026, seperti panen cingkeh, kelapa, ikan nila, cabai dan pertanian lainnya dengan mengadakan Pengucapan Syukur.

Sebagian wujud ucapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat menggelar kegiatan tradisi pasiar, yaitu saling berkunjung antar sanak saudara yang tinggal di dekat maupun dari jauh untuk mencicipi nasi jaha dan dodol yaitu kuliner khas Pengucapan Minsel.

Tradisi Pasiar ini, tambahnya sudah berjalan turun temurun bahkan diwarnai macet lalu lintas di jalan trans ke Minsel karena arus orang pasiar. Ada anggapan bahwa kalau lalu lintas tidak macet bukan pengucapan namanya.

“Tentu saja kami berusaha memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” tambah alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi ini.

Felma Lumempouw menegaskan bahwa dalam tradisi pasiar pengucapan, keluarga yang menerima tamu menjaga keamanan bersama seperti tidak menghidangkan minuman keras atau miras, hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama berlangsungnya tradisi pasiar ini, ucapnya.

Jumlah penduduk Desa Tumpaan saat ini sudah kisaran 1.400 jiwa, pada umumnya bekerja sebagai petani cingkeh, cabai, perikanan air tawar, dan sebagian merupakan pegawai negeri sipil, guru, perawat dan karyawan swasta.(Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,331 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PWI Minsel Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Wartawan Kini Dapat Perlindungan Sosial 

9 Juli 2026 - 19:11 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Ibadah Syukur HUT Ke-195 Perkabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM

12 Juni 2026 - 18:42 WITA

Polres Minsel Gelar Sidak Penyaluran BBM Bersubsidi di Tiga SPBU

6 Juni 2026 - 21:47 WITA

SD Inpres Amurang Gelar Acara Penamatan Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2025-2026

6 Juni 2026 - 11:40 WITA

HBL Akan Melantik Ketua Naga Hitam Hendra Jacob Sebagai Ketua Pertina Sulut Pada Sabtu 6 Juni 2026

4 Juni 2026 - 22:09 WITA

BPS Minsel Gelar Pelatihan bagi 242 Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026

3 Juni 2026 - 12:13 WITA

Trending di Minsel