Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 3 Okt 2023 22:31 WITA ·

Hampir 5 Tahun Aspirasi Tak Direspon. Ini Tanggapan Runtuwene


Hampir 5 Tahun Aspirasi Tak Direspon. Ini Tanggapan Runtuwene Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Usaha memperjuangkan aspirasi maayarakat terkait pembangunan pemecah ombak agar abrasi pantai yang menyebabkan pemukiman warga di pesisir pantai Desa Tumpaan dan Desa Matani Kabupaten Minahasa Selatan yang sering tergenang Air Laut saat musim penghujan agar segera dibangun kembali disampaikan oleh Anggota DPRD Sulut Stella Runtuwene. Terbukti saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III bidang Pembangunan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi, Selasa (3/9/2023) politis partai Nasdem ini, kembali menayakan sudah sejauh mana upaya pemerintah dalam merespon aspirasi pembangunan talud pemecah ombak yang telah disampaikan sejak tahun 2020 silam

“Kami telah mengusulkan pembangunan talud pemecah ombak di pesisir pantai Tumpaan dan Matani sejak tahun 2020, namun sampai saat ini Pemerintah belum memberi jawaban. Kami minta agar pemerintah mendengar dan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, ” tegas Runtuwene.

Bahkan politisi partai Nasdem ini meminta pihak BPBD dapat meninjau langsung lokasi permukiman warga yang beberapa waktu lalu mengalami bencana dimana ada puluhan rumah rusak dan rata dengan tanah.” Pembangunan talud pemecah ombak sangat mendesak, dan hal ini sangat diharapkan warga, karena mereka sangat rindu kondisi air laut yang menyebabkan pemukiman mereka tergenang tidak lagi terjadi,” ungkap Runtuwene.

Menanggapi aspirasi tersebut Kepala BPBD Provinsi Sulut Adolf Tamengkel menyatakan jika pemerintah akan mencari cara untuk melobi kementrian PUPR lewat Dirjen Irigasi agar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan talud di pesisir pantai Tumpaan dan Matani.”Kami akan mengusul langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana agar menyiapkan anggaran sehingga aspirasi pembangunan Talud pemecah ombak di Desa Tumpaan dan Matani, paling tidak tahun 2024 sudah direalisasikan,” jawab Tamengkel.

Memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat di Wilayah Kabupaten Minsel dan Kabupaten Mitra terus disuarahkan, bahkan politisi Nasdem yang pada pelaksanaan Pileg 2024 mendatang kembali mencalonkan diri, berkomitmen untuk tetap berjuang bagi kepentingan masyarakat.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,168 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banggar DPRD Sulut Tolak DPM Rp 30 Miliar Untuk PT BSG

28 Juli 2026 - 12:40 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Kemendikdasmen Tetapkan Kepsek SMA Negeri 1 Tomohon Maria Walukow Menjadi Kepsek SNT di Minut Sulut

28 Juli 2026 - 12:07 WITA

Richard Sualang Hadir Peringati Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996

28 Juli 2026 - 12:01 WITA

Irene Golda Pinontoan Apresiasi Peristiwa Kudatuli Jadi Penyemangat Dalam Berdemokrasi

28 Juli 2026 - 11:09 WITA

PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Ibadah Sabat Gereja Advent Yerusalem Malendeng : Empat Tantangan Mendesak Mengancam Pembentukan Karakter Pemuda Zaman Now

25 Juli 2026 - 14:08 WITA

Trending di advent