Manado, Sulutnews.com – Unit Pelayanan Kristen ( UPK) Unsrat Manado selama tiga hari Kamis 5 Juni hinga Sabtu 7 Juni 2025 melaksanakan Bina Mahasiswa Kristen ( BKM) di Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) di Pineleng Minahasa.
Acara yang diikuti sekitar 168 Mahasiswa Kristen dibuka Kadis Infokom Persandian dan Statistik Sulut Steven Liow S.Sos.MM mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE.
Dalam Pembukaan hadir Wakil Rektor III Unsrat Dr Rafly Pinasang SH.MH dan Pengurus UPK Unsrat dan Panitia BMK 2025
Komitmen Nyata
Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Infokom Sulut Steven Liow memberikan apreasi kegiatan BMK oleh UPK Unsrat.
Karena menurut Gubernur kegiatan BMK ini menunjukkan komitmen nyata dalam membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan yang digelar di BPMP.

Foto – Kadis Infokom Sulut Steven Liow dan Wakil Rektor III Unsrat Dr Rafly Pinasang SH MH ( tengah) dan Pembicara Serta Panitia BMK
Kegiatan yang mengangkat tema “Generation of Excellent Integrity and Impactful” — atau Generasi yang Unggul, Berintegritas, dan Berdampak penting .
Gubernur juga dalam sambutan memberikan pesan moral kepada sekitar 168 mahasiswa Kristen yang hadir dari berbagai kampus di Sulawesi Utara.
Ia mengatakan bahwa masa depan bangsa, termasuk pemberantasan korupsi dan pembentukan karakter masyarakat, sangat bergantung pada kontribusi generasi muda termasuk Mahasiswa Kristen.
Dikatakan Mahasiswa Kristen harus menjadi pionir dalam menanamkan nilai-nilai integritas di tengah masyarakat saat ini.
Mahasiswa Kristen kata Gubernur bukan hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang tangguh, bersih dari korupsi, dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,. Dan berintegritas berkarakter yang baik. ” Jadi harus berintegritas dan karakter yang baik” tambah Gubernur.
Dalam bagian lain Gubernur mengingatkan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan merampas masa depan.

Foto – Kadis Infokom Steven Liow ( kiri) dan Wakil Rektor Unsrat III Dr Rafly Pinasang ( Kanan) saat pemasangan tanda pengenal kepada dua perwakilan Peserta
Karena itu, Gubernur minta agar Mahasiswa tidak menjadi apatis, tetapi aktif dalam gerakan antikorupsi, dimulai dari hal-hal sederhana seperti kejujuran dalam perkuliahan hingga keberanian menyuarakan kebenaran.
Ditambahkan juga oleh Gubernur bahwa kegiatan BMK ini bukan hanya bersifat seremoni saja tetapi merupakan awal dari pembentukan komunitas Mahasiswa Kristen yang mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Unit Pelayanan Kristen dari berbagai universitas, termasuk Universitas Sam Ratulangi, diharapkan menjadi motor penggerak nilai-nilai moral dan sosial yang positif.
Acara diakhiri foto bersama dan selama tiga hari di BPMP diisi dengan berbagai sesi motivasi, diskusi nilai integritas, serta penguatan iman. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, dan berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin.
Gubernur menyampaikan harapan besarnya kepada mahasiswa Kristen di Sulut:
Untuk menjadi generasi yang bukan hanya hebat di atas kertas, tetapi juga membawa terang di tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita bangun Sulawesi Utara yang lebih Maju Sejahtra dan Berkelanjutan. Peserta sekitar 168 Mahasiswa Kristen dari Unsrat, Universitas Pembangunan Indonesia ( UNPI) Sulut, Dari Institut Agama Kristen Negeri ( IAKN) Tateli Minahasa dan dari Kampus Trinita Minsel.( Fanny)







