Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 24 Feb 2026 23:12 WITA ·

GMIJ Betlehem Oarai dan GMIST Teken MoU Kerja Sama Pelayanan


GMIJ Betlehem Oarai dan GMIST Teken MoU Kerja Sama Pelayanan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Di Jepang, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Gereja Masehi Injili Jepang Jemaat Betlehem Oarai (GMIJ) dan Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), (24/02/2026)

Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian ibadah jemaat yang penuh sukacita dan rasa syukur.

Dari pihak GMIJ, penandatanganan dilakukan oleh Penatua Johny Galak, sementara dari pihak GMIST diwakili oleh Ketua Umum Sinode, Welman Boba. Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jemaat, khususnya bagi warga gereja yang berada di Jepang.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari relasi yang telah terjalin sebelumnya. Sejak tahun 2024, GMIST telah mengutus Yurico Paulus untuk melayani jemaat GMIJ di Oarai. Kehadiran utusan tersebut menjadi bagian dari komitmen GMIST dalam mendukung pelayanan bagi warga gereja di perantauan.

GMIJ sendiri merupakan persekutuan yang terbentuk sejak Oktober 1999. Anggotanya berasal dari berbagai pulau di Indonesia, dengan mayoritas dari Sulawesi Utara. Sebagian besar jemaat bekerja di sektor industri perikanan serta berbagai bidang pekerjaan lainnya di Jepang.

Selain agenda penandatanganan MoU, Ketua Umum Sinode GMIST juga memimpin ibadah syukur Tulude dan Kuncikan serta turut menuntun jalannya pesta adat Tulude. Ibadah syukur tersebut berlangsung meriah dan sarat makna budaya, ditandai dengan penampilan tari perang Salo serta Cakalele/Kabasaran.

Nyanyian-nyanyian daerah Minahasa dan Sangihe pun silih berganti mengiringi suasana ibadah, mempererat kebersamaan dan memperkokoh identitas iman serta budaya jemaat di tanah rantau.

Dalam sambutannya, Pdt. Dr. Welman Boba menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan wujud nyata komitmen gereja dalam menghadirkan pelayanan yang berkelanjutan bagi jemaat di luar negeri.

“Kami menyadari bahwa warga GMIST yang berada di Jepang membutuhkan pendampingan rohani yang kuat. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pelayanan berjalan lebih terarah, teratur, dan menjawab kebutuhan nyata jemaat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa GMIST akan terus membuka ruang kolaborasi demi memperkuat persekutuan lintas wilayah dan bangsa. “Gereja harus hadir di mana pun umat berada. Ini adalah bagian dari panggilan misi gereja,” tambahnya.

Sementara itu, Penatua Johny Galak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian GMIST terhadap jemaat di Oarai. Menurutnya, MoU ini memberikan kepastian dan penguatan bagi pelayanan yang selama ini telah berjalan.

“Kami bersyukur karena GMIST memberi dukungan penuh bagi pelayanan di GMIJ. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus bertumbuh dalam iman, menjaga kebersamaan, dan menjadi berkat di tengah masyarakat Jepang,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara GMIJ dan GMIST serta memperkuat pelayanan bagi jemaat Indonesia di Jepang, khususnya di Oarai dan sekitarnya. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,219 kali

Baca Lainnya

Kominfo Sangihe Petakan 43 Titik Blank Spot dan Low Signal, Masyarakat Diajak Aktif Laporkan Kondisi Jaringan

21 Juli 2026 - 08:23 WITA

Indonesia–Mindanao Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Dukung Pembukaan Kembali Rute Davao–Manado

20 Juli 2026 - 23:23 WITA

GURU HARUS TAHU DIRI! Aturan SMP N 2 RBL Bikin Geram Siswa Terlambat Langsung Dipulangkan, Warga Tuntut Guru Terlambat POTONG GAJI Atau pulang Juga!

20 Juli 2026 - 17:23 WITA

LUAR BIASA! Di Tengah Isu Viral Rote, Putry Henukh Siswa SMAN 1 Lobalain Beri Teladan Menggetarkan: Sekolah Rumah Kedua, Disiplin Kunci Selamatkan Masa Depan!

20 Juli 2026 - 13:48 WITA

Bantah Keras Isu Prostitusi di “Tambak Garam” Rote, Polisi Segera Turun Tangan Cek Fakta

20 Juli 2026 - 10:14 WITA

“Tambak Garam” di Rote Ternyata Lokasi Prostitusi! Gadis-gadis Dihancurkan oleh Pelaku di Baliknya

20 Juli 2026 - 09:29 WITA

Trending di Internasional