Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 23 Jun 2025 16:21 WITA ·

Gelar Adat “Manalopolinuk”: Penghormatan Rote Ndao Kepada Menteri Wihaji


Gelar Adat “Manalopolinuk”: Penghormatan Rote Ndao Kepada Menteri Wihaji Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Suasana haru dan penuh makna menyelimuti kunjungan Menteri Pendudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., ke Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 23 Juni 2025. Bukan sekadar kunjungan kerja biasa, hari ini menjadi saksi bisu penganugerahan gelar adat “Manek Manalopolinuk” oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, kepada Menteri Wihaji.

Udara sejuk khas Rote Ndao menyambut kedatangan Menteri. Di tengah sambutan hangat masyarakat, suasana semakin khidmat saat upacara adat dimulai. Bupati Henuk, dengan penuh wibawa, menjelaskan makna di balik gelar “Manek Manalopolinuk” – sebuah gelar yang sarat akan arti dan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada para pemimpin yang dianggap membawa berkah bagi masyarakat Rote Ndao.

Gelar “Manek Manalopolinuk,” berarti “Pangeran Pelindung Rumah Tangga atau Keluarga,” menunjukkan harapan besar masyarakat Rote Ndao kepada Menteri Wihaji. Gelar ini bukan sekadar simbol, melainkan perwujudan kepercayaan dan doa agar Menteri terus memperhatikan kesejahteraan setiap rumah tangga di Indonesia, khususnya di Kabupaten Rote Ndao yang dikenal dengan keindahan alamnya dan kearifan budaya lokal yang kaya.

Bupati Henuk, dalam sambutannya yang penuh penuh penghormatan, mengungkapkan rasa syukur dan penghormatan atas kunjungan Menteri Wihaji. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan Menteri agar senantiasa diberi kekuatan dan hikmat dalam menjalankan tugasnya. Ekspresi wajah Menteri Wihaji yang terpancar keharuan dan rasa syukur, menunjukkan betapa berartinya penghargaan tersebut baginya.

Upacara penganugerahan gelar adat “Manek Manalopolinuk” bukan hanya sebuah peristiwa seremonial, melainkan pertemuan antara kearifan lokal Rote Ndao dengan cita-cita pembangunan nasional. Ia menjadi lambang persatuan dan harapan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao di masa mendatang. Suasana akhirnya diakhiri dengan ucapan terima kasih, menandai suatu hubungan yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,463 kali

Baca Lainnya

Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN

25 April 2026 - 11:51 WITA

Kepala SD Nduadi dan Kepala UPTD SMPN 1 Ndao Diapresiasi Berprestasi dalam Pengelolaan Dana BOS Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao

25 April 2026 - 11:34 WITA

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Lobalain Tidak Ada Kemampuan: Kondisi Memprihatinkan di Tengah Pusat Kota

25 April 2026 - 11:19 WITA

Gerry Bauana Sukses Menyelesaikan Pendidikan, Doa Orang Tua Selalu Menyertai

25 April 2026 - 00:01 WITA

Festival Literasi Baca Di Malam Kedua 24 April Menghidupkan Kembali Budaya Khas Daerah

24 April 2026 - 23:42 WITA

Bauana Group: Ungkapan Terima Kasih dan Harapan Penuh Makna Bagi Handoko Santoso

24 April 2026 - 22:25 WITA

Trending di Internasional