Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

News · 24 Apr 2026 23:42 WITA ·

Festival Literasi Baca Di Malam Kedua 24 April Menghidupkan Kembali Budaya Khas Daerah


Festival Literasi Baca Di Malam Kedua 24 April Menghidupkan Kembali Budaya Khas Daerah Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Rote Ndao.Sulutnews.com – Malam kedua pelaksanaan Festival Literasi Baca, yang berlangsung pada 24 April 2026, menjadi momen tak terlupakan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah berharga untuk menghidupkan kembali dan menampilkan kekayaan budaya lokal. Acara yang sarat makna ini semakin semarak dan bermakna dengan penampilan istimewa Tari Foti, tarian khas yang lahir dan tumbuh di pulau paling selatan Indonesia ini.

Saat pertunjukan dimulai, suasana malam berubah menjadi hidup dan penuh semangat. Para penari tampil dengan anggun dan gagah, mengenakan pakaian adat asli yang indah, lengkap dengan berbagai aksesoris khas yang menjadi ciri dan tak terpisahkan dari tarian ini. Gerakan yang ditampilkan lincah, penuh tenaga, dan selaras dengan alunan musik pengiring, memancarkan semangat yang membara serta memukau seluruh penonton. Setiap langkah kaki dan lambaian tangan yang diperagakan bukan sekadar gerakan seni belaka, melainkan mengandung makna mendalam yang menggambarkan kehidupan masyarakat Rote yang dikenal tangguh, selalu bersyukur, serta senantiasa menjaga hubungan yang harmonis dengan alam dan sesama manusia. Inilah wujud nyata dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Penampilan Tari Foti dalam rangkaian festival ini memiliki pesan yang selaras dan menyatu dengan tujuan utama kegiatan. Sama halnya dengan buku dan tulisan yang menyimpan ilmu pengetahuan serta kisah perjalanan kehidupan bangsa, tarian ini pun ibarat sebuah “bacaan hidup” yang memuat berbagai nilai-nilai luhur. Di dalamnya terkandung ajaran tentang pentingnya kebersamaan, ketekunan dalam berusaha, serta rasa bangga yang mendalam terhadap identitas diri dan daerah asal. Melalui penampilan ini, generasi muda diajak untuk lebih mengenal, mencintai, dan turut serta melestarikan warisan budaya yang dimiliki, sekaligus memahami bahwa menumbuhkan budaya baca dan menjaga warisan budaya daerah merupakan wujud nyata dari rasa cinta terhadap tanah air.

Lebih dari sekadar hiburan semata, penampilan ini menjadi bukti nyata adanya upaya serius untuk menjaga kelestarian sekaligus memperkenalkan seni budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas. Hal ini membuktikan bahwa budaya lokal memiliki daya tarik tersendiri dan mengandung makna yang mampu menginspirasi, menyatukan hati, serta menggerakkan semangat banyak orang. Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Festival Literasi Baca Rote Ndao mengingatkan kita akan satu hal penting: dengan membaca, kita mampu membuka cakrawala ilmu dan wawasan, sedangkan dengan menjaga budaya, kita memperkuat akar jati diri bangsa. Keduanya merupakan modal berharga yang harus dijaga dan dikembangkan demi mewujudkan masa depan bangsa yang cerdas, berkarakter, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai luhur peninggalan nenek moyang.

Artikel ini telah dibaca 1,020 kali

Baca Lainnya

Polres Rote Ndao Tetapkan Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi

19 Mei 2026 - 16:26 WITA

Diduga Menculik Anak, Oknum Anggota DPRD Rote Ndao Inisial M Dilaporkan ke Polres TTS

19 Mei 2026 - 07:21 WITA

Kompetisi Edukatif DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Sukses Digelar di Manado Sebagai Kota Juara

16 Mei 2026 - 23:03 WITA

Penemuan Jenazah Nani Anabokay di Pantai Ingguhun Dalam Bungkusan Hitam

16 Mei 2026 - 20:15 WITA

Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias Bersyukur 644 Siswa Lulus Dengan Kualitas Baik, 87 Diantaranya Lulus SNBP Tanpa Tes Masuk 13 PTN

15 Mei 2026 - 23:54 WITA

Media Benteng Utama Lawan Hoaks di Era Digital

14 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di Jakarta