Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

News · 24 Apr 2026 23:42 WITA ·

Festival Literasi Baca Di Malam Kedua 24 April Menghidupkan Kembali Budaya Khas Daerah


Festival Literasi Baca Di Malam Kedua 24 April Menghidupkan Kembali Budaya Khas Daerah Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Rote Ndao.Sulutnews.com – Malam kedua pelaksanaan Festival Literasi Baca, yang berlangsung pada 24 April 2026, menjadi momen tak terlupakan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah berharga untuk menghidupkan kembali dan menampilkan kekayaan budaya lokal. Acara yang sarat makna ini semakin semarak dan bermakna dengan penampilan istimewa Tari Foti, tarian khas yang lahir dan tumbuh di pulau paling selatan Indonesia ini.

Saat pertunjukan dimulai, suasana malam berubah menjadi hidup dan penuh semangat. Para penari tampil dengan anggun dan gagah, mengenakan pakaian adat asli yang indah, lengkap dengan berbagai aksesoris khas yang menjadi ciri dan tak terpisahkan dari tarian ini. Gerakan yang ditampilkan lincah, penuh tenaga, dan selaras dengan alunan musik pengiring, memancarkan semangat yang membara serta memukau seluruh penonton. Setiap langkah kaki dan lambaian tangan yang diperagakan bukan sekadar gerakan seni belaka, melainkan mengandung makna mendalam yang menggambarkan kehidupan masyarakat Rote yang dikenal tangguh, selalu bersyukur, serta senantiasa menjaga hubungan yang harmonis dengan alam dan sesama manusia. Inilah wujud nyata dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Penampilan Tari Foti dalam rangkaian festival ini memiliki pesan yang selaras dan menyatu dengan tujuan utama kegiatan. Sama halnya dengan buku dan tulisan yang menyimpan ilmu pengetahuan serta kisah perjalanan kehidupan bangsa, tarian ini pun ibarat sebuah “bacaan hidup” yang memuat berbagai nilai-nilai luhur. Di dalamnya terkandung ajaran tentang pentingnya kebersamaan, ketekunan dalam berusaha, serta rasa bangga yang mendalam terhadap identitas diri dan daerah asal. Melalui penampilan ini, generasi muda diajak untuk lebih mengenal, mencintai, dan turut serta melestarikan warisan budaya yang dimiliki, sekaligus memahami bahwa menumbuhkan budaya baca dan menjaga warisan budaya daerah merupakan wujud nyata dari rasa cinta terhadap tanah air.

Lebih dari sekadar hiburan semata, penampilan ini menjadi bukti nyata adanya upaya serius untuk menjaga kelestarian sekaligus memperkenalkan seni budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas. Hal ini membuktikan bahwa budaya lokal memiliki daya tarik tersendiri dan mengandung makna yang mampu menginspirasi, menyatukan hati, serta menggerakkan semangat banyak orang. Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Festival Literasi Baca Rote Ndao mengingatkan kita akan satu hal penting: dengan membaca, kita mampu membuka cakrawala ilmu dan wawasan, sedangkan dengan menjaga budaya, kita memperkuat akar jati diri bangsa. Keduanya merupakan modal berharga yang harus dijaga dan dikembangkan demi mewujudkan masa depan bangsa yang cerdas, berkarakter, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai luhur peninggalan nenek moyang.

Artikel ini telah dibaca 1,020 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Disejumlah SMP Sudah Ada, Sebagai Syarat Masuk SMA Dan SMK

8 Juni 2026 - 20:48 WITA

Selamat Ulang Tahun Ke-46 Ibu Yane Henuk Pellokila Berkat dan Pengabdian di Usia yang Semakin Matang

7 Juni 2026 - 06:57 WITA

Bupati Paulus Henuk Segera Melantik PPPK Paruh Waktu Kabupaten Rote Ndao pada 1 Juli 2026

4 Juni 2026 - 21:47 WITA

Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego : SPMB SMK Lancar Sejumlah Kepsek SMK Optimis Terpenuhi Kouta

4 Juni 2026 - 17:52 WITA

Kadis Dikbud Manado Peter Assa Minta Semua Kepsek di 94 SMP Negeri dan Swasta Percepat Berikan SKL Kepada Siswa Yang Sudah Lulus

4 Juni 2026 - 12:32 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh : Hari Pertama dan Kedua Pelaksanaan SPMB SMA/SMK Belum Banyak Yang Mendaftar

3 Juni 2026 - 23:49 WITA

Trending di Manado