Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Advetorial · 27 Jun 2026 16:39 WITA ·

Dubes RI Australia Potensi Garam Rote Ndao Jadi Magnet Investor Asing


Dubes RI Australia Potensi Garam Rote Ndao Jadi Magnet Investor Asing Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Sulutnews.com, ROTE NDAO, 24 Juni 2026, Dubes RI untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, didampingi Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Canberra, Prayoga Limantara, menegaskan bahwa Rote Ndao memiliki potensi strategis untuk menjadi salah satu pusat pengembangan garam nasional.

Dalam kunjungan ke kawasan tambak garam di Rote Ndao, Dubes Siswo menyampaikan bahwa perhatian pelaku usaha Australia terhadap sektor garam Indonesia semakin meningkat. Hal ini terutama didorong oleh besarnya kebutuhan garam industri di Indonesia.

“Banyak investor dari Australia dan negara lain mulai melihat Rote Ndao secara lebih serius. Potensi tambak garam di sini sangat besar, kondisi alam mendukung, dan komitmen Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat juga tinggi,” ujar Dubes Siswo.

Menurutnya, pengembangan garam di Rote Ndao perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan volume produksi, tetapi juga memperbaiki kualitas, efisiensi, teknologi pengolahan, dan kepastian rantai pasok. Dengan demikian, garam Rote Ndao dapat berkontribusi lebih besar terhadap kebutuhan garam nasional, termasuk garam industri.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik perhatian tersebut dan menyatakan komitmen untuk mendukung iklim investasi yang sehat, tertib, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Pemerintah daerah juga berharap pengembangan sektor garam dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung agenda nasional swasembada garam.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dan Australia, khususnya dalam mendorong investasi produktif di daerah yang memiliki potensi strategis. Rote Ndao dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran penting dalam pengembangan industri garam nasional apabila didukung oleh tata kelola, teknologi, dan kebijakan yang tepat.

Artikel ini telah dibaca 1,046 kali

Baca Lainnya

“TIDAK ADA IZIN JUDI!” HANYA IZIN KERAMAIAN, MAKA DIBUKA LAGI , POLISI TEGAS: PEMDA ROTE NDAO WAJIB JAGA KONDUSIVITAS

13 Agustus 2026 - 21:16 WITA

KLARIFIKASI TERBARU! ASISTEN I PETSON HANGGE AKUI UANG Rp40 JUTA, DISEBUT HASIL KESEPAKATAN DAN TERTUANG DALAM PROPOSAL

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

RESES II MIKAEL MANU WARGA OELASIN DESAK PEMBANGUNAN JALAN, DINAMO CELUP HINGGA BIBIT TERNAK

11 Agustus 2026 - 13:46 WITA

MELEDAK! UANG Rp40 JUTA KINI DIKLARIFIKASI

11 Agustus 2026 - 10:21 WITA

MELEDAK! PROPOSAL EXPO ROTE NDAO KEMBALI DISOROT — DUGAAN Rp40 JUTA BERKEDOK “SUMBANGAN” MUNCUL

11 Agustus 2026 - 08:58 WITA

VIRAL LAGI! PROPOSAL EXPO ROTE NDDAO DIDUGA MUNCUL, RP40 JUTA DISEBUT MENGALIR KE ASISTEN I PETSON HANGGE

11 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Trending di Internasional