Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kepolisian · 9 Feb 2023 09:35 WITA ·

Dua Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023, Polisi Jaring 1.437 Pelanggaran


Dua Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023, Polisi Jaring 1.437 Pelanggaran Perbesar

MANADO,SULUTNEWS.COM – Selama 2 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023 yang digelar Polda Sulut dan seluruh jajaran, petugas menjaring ribuan pelanggaran.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sulut, kurang lebih ada 1.437 pelanggaran yang berhasil terjaring.

“Dalam 2 hari pelaksanaan Operasi, yang dimulai sejak tanggal 7 Februari 2023, petugas di lapangan menjaring sebanyak 1.437 pelanggaran, dengan rincian jumlah yang ditilang sebanyak 277 dan teguran sebanyak 1.160,” terangnya, Kamis (9/2/2023).

Terjadi kenaikan angka pelanggaran selama 2 hari pertama pelaksanaan Operasi ini jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022.

“Pelanggaran dalam 2 hari pertama naik dari total pelanggaran 1.088 pada tahun 2022, menjadi 1.437 pada tahun 2023. Khusus untuk tilang terjadi kenaikan 182 persen dari tahun sebelumnya, yaitu dari 98 menjadi 277. Sedangkan teguran naik 17 persen dari 990 menjadi 1.160,” urai Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pelanggaran terbanyak katanya didominasi oleh pelanggaran tidak memakai helm, kendaraan tanpa TNKB dan juga kendaraan memakai knalpot bising.

Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas, terjadi 2 kejadian yaitu di Manado dan Minahasa Selatan.

“Yang pertama di Manado, 1 korban hanya mengalami luka ringan sedangkan di Minahasa Selatan terdapat 2 korban, 1 diantaranya meninggal dunia,” ujarnya.

Dalam Operasi Keselamatan ini juga, selain memberikan tindakan teguran dan tilang kepada pelanggar lalu lintas, petugas juga memberikan edukasi tertib berlalulintas kepada seluruh warga masyarakat.

“Petugas menyambangi berbagai komunitas warga, seperti sekolah, pasar, pangkalan ojek dan mengimbau seluruh warga agar tertib dalam berlalulintas,” lanjutnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar lebih berhati- hati lagi dalam berkendara.

“Perhatikan keselamatan dalam berkendara, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain yang sedang berada di jalanan. Keselamatan adalah yang pertama dan utama,” pungkasnya. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 2,487 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut

16 Juli 2026 - 10:20 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

Stela Runtuwene : Kasus Dokter PPDS, DPRD Akan Gelar RDP

13 Juli 2026 - 15:18 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Trending di Internasional