SULUTNEWS.COM,KOTAMOBAGU-Sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Kotamobagu Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si, diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan mantan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan SH, saat didaulat memberikan kesan dan pesan dalam acara prosesi adat Poponikan Mogutun Kon Komalig Moloben atau memasuki dan tinggal di rumah dinas bagi Pj Wali Kota Kotamobagu, Rabu (4/10).
“Pesan kami mohon Kotamobagu dijaga stabilitasnya. Pak Asripan sebagai pemangku kepentingan, sebagai dinamisator, sebagai stabilisator, sebagai mobilisator daerah apalagi dalam konteks menyambut Pemilu ke depan,” ujar Nayodo.
Dalam kesempatan tersebut, Nayodo juga turut memberikan kesannya sebagai Wakil Wali Kota Kotamobagu selama mendampingi mantan Wali Kota Ir.Tatong Bara dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Kotamobagu.
Kesan saya selama mendampingi Ibu Tatong Bara, banyak prestasi yang telah kami diraih. Kami berharap di 15 bulan pak Asripan menjabat, setidaknya harus selalu kokoh berdiri mempertahankan apa yang kami dapatkan, memperbaiki kekurangan yang tidak sempat kami laksanakan agar Kotamobagu menjadi Kota Pusat Peradaban lima kabupaten/kota yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Raya,” tutur Nayodo.
“Saya tertarik apa yang pernah dikatakan Kadis Pariwisata Provinsi Sulut, bahwa Kotamobagu adalah The Magic and Magnet City dari Kabupaten dan Kota di Bolaang Mongondow Raya, inilah yang harus dipertahankan agar Kotamobagu tetap menjadi parameter dan barometer pembangunan sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain,” sambungnya lagi.
Nayodo juga mengatakan, bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan komitmen untuk menunjukkan rasa hormatnya.
“Meski dalam keterbatasan, namun kehadiran saya di sini untuk menunjukkan rasa hormat. Lewat kesempatan ini juga, saya menghaturkan permohonan maaf atas ketidakhadiran ibu Tatong Bara karena ada gangguan kesehatan, sehingga saya ditunjuk untuk mewakili beliau memberikan kesan dan pesan. Ini tentunya sebagai wujud komitmen saya bersama ibu Tatong Bara dalam proses mencalonkan diri. Saya sebagai pendamping harus setia berpisah diakhir masa jabatan,” tutupnya.(*)







