Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 17 Okt 2026 17:40 WITA ·

DI BALIK JERUJI, LAPAS BAA PERKUAT IMAN WARGA BINAAN: MASA LALU BUKAN AKHIR SEGALANYA!


DI BALIK JERUJI, LAPAS BAA PERKUAT IMAN WARGA BINAAN: MASA LALU BUKAN AKHIR SEGALANYA! Perbesar

Reporter : Dance Henukh

ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Jeruji besi bukan akhir dari harapan. Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Baa, upaya membangun kehidupan yang lebih baik terus dilakukan melalui pembinaan kerohanian bagi warga binaan.Sabtu (17/10/2026), Lapas Baa bekerja sama dengan Gereja GMIT Syalom Mokdale menggelar konseling pribadi bagi tujuh warga binaan beragama Kristen. Pelayanan tersebut dipimpin Pendeta Ice Afroni Oeina-Nitte dengan renungan bertema “Tuhan adalah Gembalaku yang Baik”, berdasarkan Mazmur 23:1-6.

Pesan yang disampaikan bukan sekadar penguatan iman, tetapi juga ajakan untuk melakukan introspeksi, bangkit dari masa lalu, dan menata kembali masa depan.Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Kelas III Baa, Devin C. Ku, menegaskan pentingnya pendampingan rohani untuk membantu warga binaan menghadapi pergumulan pribadi maupun persoalan keluarga selama menjalani masa pidana.Menurut Devin, warga binaan membutuhkan penguatan mental dan spiritual agar tetap memiliki harapan serta semangat untuk berubah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Gereja GMIT Syalom Mokdale yang terus mendukung pelayanan kerohanian di lingkungan Lapas Baa.
LEBIH DARI SEKADAR MENJALANI HUKUMAN
Pembinaan di dalam lapas bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.Melalui konseling rohani yang berkelanjutan, Lapas Baa berupaya menanamkan nilai-nilai spiritual, membangun kesadaran diri, dan menumbuhkan harapan agar warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan semangat kehidupan yang lebih baik.Sebab, masa lalu tidak harus menentukan masa depan. Di balik jeruji, kesempatan untuk berubah tetap terbuka.
Rekomendasi judul alternatif yang lebih kuat untuk menarik perhatian pembaca nasional:
Di Balik Jeruji Lapas Baa, Tujuh Warga Binaan Dikuatkan Lewat Konseling Rohani
Bukan Sekadar Hukuman! Lapas Baa Bangun Harapan dan Perubahan Lewat Pembinaan Iman Masa Lalu Bukan Akhir Segalanya, Lapas Baa Perkuat Mental dan Spiritual Warga Binaan

Artikel ini telah dibaca 985 kali

Baca Lainnya

TERKURUNG DI BALIK JERUJI, 21 WARGA BINAAN LAPAS BAA TAK MENYERAH! TEMBOK PENJARA TAK MAMPU MEMBUNUH MIMPI MEREKA!

17 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rp4,05 Miliar untuk 27 Kelompok Sumur Bor, Kejari Rote Ndao Didesak Tuntaskan Penyelidikan!

17 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Peringati HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT, Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis di Lapas Ba’a

15 Oktober 2026 - 16:52 WITA

KJRI Davao City Fasilitasi Kerja Sama UMUSLIM–USM, Perkuat Hubungan Pendidikan Indonesia-Filipina

13 Oktober 2026 - 23:19 WITA

SATGAS BBM ATAU SATGAS PIKUL NAMA? Duit Habis, Kerja Nol! Anggota SK Tak Tahu Fungsi Diri Sendiri — Siapa Sebenarnya Diuntungkan?

13 Oktober 2026 - 20:29 WITA

KLARIFIKASI RESMI LAPAS KELAS III BA’A “Bukan Berkeliaran — Sedang Asimilasi, Diawasi Ketat Petugas”

12 Oktober 2026 - 21:33 WITA

Trending di Internasional