Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

NTT · 25 Okt 2023 23:17 WITA ·

Dana PIP di Rote Ndao Bank BNI Mengaku Disetor Kembali ke Kas Negara, Kecewakan Siswa dan Orang Tua


Dana PIP di Rote Ndao Bank BNI Mengaku Disetor Kembali ke Kas Negara, Kecewakan Siswa dan Orang Tua Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sebanyak 25 siswa SMA Negeri Lobalain di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, mengungkapkan rasa kecewa setelah dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya mereka terima pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, kembali disetor ke kas negara oleh Bank BNI.

Dalam kartu Program Indonesia Pintar yang baru saja diterima oleh siswa, tertera besaran dana sebesar Rp. 500 ribu per siswa, yang diharapkan dapat membantu mereka dalam membiayai kebutuhan pendidikan. Namun, kekecewaan muncul ketika siswa dan orang tua mengetahui bahwa dana tersebut telah dikembali ke kas negara. saat mendatangi Bank BNI Cabang Rote Ndao petugas Bank BNI mengatakan jika Dana PIP ini di Blokir atau sudah tidak ada lagi.

Orang tua dan siswa yang merasa kecewa telah mengirimkan perwakilan untuk menyuarakan keprihatinan mereka kepada Bank BNI.

Ternyata Program Dana PIP ini ternyata Hoaks, Mereka berharap adanya klarifikasi mengenai alasan dana ini tidak disalurkan sesuai yang dijanjikan Anita Jacoba Ga

Hingga saat ini, pihak berwenang di Bank BNI Rote Ndao belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan pengembalian dana ke kas negara.

Situasi ini meninggalkan pertanyaan besar di kalangan siswa dan orang tua yang bergantung pada bantuan Program Indonesia Pintar untuk mendukung pendidikan mereka.

Perwakilan orang tua dan siswa berencana untuk terus mengikuti perkembangan berita ini dan mencari klarifikasi lebih lanjut.

Mereka juga mencoba menghubungi Komisi 10 DPR RI, termasuk Ibu Anita Gah, untuk mendapatkan respon terkait permasalahan ini.

“Kami akan terus memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan perkembangan lebih lanjut mengenai masalah ini” demikian diungkapkan Robi Henukh kepada media, rabu (25/10/2023) mewakili 3 orang siswa.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 3,508 kali

Baca Lainnya

Dikda Sulut dan Kepsek SMK, SMA serta SLB Berterimah Kasih Kepada Presiden Prabowo Lewat Mendikdasmen Sudah Resmikan 255 Proyek Revit Sekolah

22 April 2026 - 22:45 WITA

Kebenaran Terungkap: Mus Frans Mandato Bebas Murni, Kebohongan PT Bo’a Development Terbongkar

22 April 2026 - 16:17 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi 16.167 Satuan Pendidikan Tahun 2025 Mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan

21 April 2026 - 23:24 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pasca Revitalisasi di Manado dan Minahasa

21 April 2026 - 23:06 WITA

PTN Harus Umumkan Ke Publik Jumlah UKT di Setiap Fakultas Menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru

21 April 2026 - 20:41 WITA

Tumbuh Bersama, Memberi Makna bagi Sesama

21 April 2026 - 07:13 WITA

Trending di NTT