Bitung, Sulutnews.com – Seorang pria, VH(30) warga Kotabunan, Boltim dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit setelah sempat menjalani perawatan medis usai mengalami luka tikaman oleh pelaku, R(36).
Aksi penikaman ini terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 sekitar pukul 22.30 WITA di depan BRI Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Menurut pengakuan pelaku, dirinya merasa cemburu ketika melihat korban dan saksi A berboncengan sepeda motor.
Hingga kemudian korban di cegat di kawasan Manembo nembo dan langsung di tikam di bagian perut dan paha.
Meski demikian, korban dan saksi A masih sempat menuju ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal, Jumat dini hari sekitar pukul 01:30 Wita.
Tiga jam kemudian, pelaku di amankan Tim Gabungan Opsnal Polsek Matuari tanpa perlawanan di Kelurahan Manembo nembo Bawah.
Dari tangan pelaku, juga di amankan sebilah pisau badik diduga digunakan saat melakukan penganiayaan.
Kapolsek Matuari, AKP Feriantina Dwi Arahyani SIK MH menyampaikan, pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi terkait kejadian tersebut guna mencegah hal-hal yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Matuari.
” Kami langsung merespons laporan masyarakat dengan melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Berkat kerja cepat Tim Resmob, pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat tanpa perlawanan.
Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama SIK MH menghimbau agar masyarakat menyerahkan setiap persoalan hukum kepada pihak yang berwajib.
“Polres Bitung berkomitmen menangani setiap tindak kriminal secara cepat, profesional dan tuntas.
Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan,
apalagi menggunakan senjata tajam karena dapat berakibat fatal dan merugikan semua pihak,” tegasnya.
Diketahui, saat ini pelaku telah diamankan dan diserahkan kepada penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, Polisi juga terus melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
(Tzr)






