Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 27 Okt 2024 17:52 WITA ·

Cara Menghindari Hutang Barang “Beli Sekarang Bayar Nanti” Jelang Desember


Cara Menghindari Hutang Barang “Beli Sekarang Bayar Nanti” Jelang Desember Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Banyak tempat penjualan barang kebutuhan Natal tidak lagi menunggu Bulan Desember untuk memulai menjual barang, terutama Pohon Natal dan pernak perniknya.

Beberapa tempat bahkan sudah terlihat mulai memasang pajangan Pohon Natal dengan diskon 20-50% sejak Bulan September. Hal ini tentu saja memudahkan pembelian Pohon Natal, aksesoris serta ornamennya dalam jumlah yang besar dan beranekaragam.

Kemudahan mendapatkan barang dalam jumlah besar dan bervariasi ini tentu saja menjadi impian setiap orang Kristiani. Namun dibalik kesukaan ini, ada pula teman Kristiani yang mencari Pohon Natal berukuran besar dan mahal, dan akhirnya membelinya secara menyicil atau biasa disebut “Buy Now Pay Latter” atau juga “Beli Sekarang Bayar Nanti” (BSBN).

Membeli barang mahal dengan menyicil sudah tidak asing lagi sebagai solusi memenuhi kebutuhan Natal yang semakin dekat. Semula membeli menyicil ini dilakukan banyak orang di negara maju seperti di Amerika, tetapi kini telah merambah sampai di Indonesia hampir 20 persen orang di negara ini melakukan pembelian barang secara menyicil.

Dahulu menyicil hanya untuk barang dengan harga mahal tetapi sekarang jaman sudah bergeser. Beli sekarang bayar nanti Pohon Natal sudah sering dilakukan. Bahkan kini sudah berlaku untuk barang apa saja bahkan yang telah diberi diskon.

Menjual barang BSBN biasanya dimanfaatkan secara daring oleh penyedia layanan BSBN ini di kota-kota perdagangan seperti di Manado, Bitung dan Tomohon. Seorang pakar ekonomi mengatakan, sudah sejak era tahun 2010 banyak penyedia layanan BSBN diantaranya ada Matahari Departemen Store menjual barang secara menyicil. Dengan memasang discon hingga 50 persen untuk produk pakaian dan sepatu, ternyata pula terjual dalam jumlah yang banyak.

Tempat penjualan ritel pun ada pula menawarkan lebih dari 30% discon untuk layanan BSBN termasuk produk barang elektronik, alat rumah tangga, peralatan sekolah, skincare, kebutuhan dapur, hingga alat perbengkelan dengan keringanan cicilan diberi discon pula. Kabarnya diskon sudah berlaku sejak awal bulan September setiap hari mulai jam 9 hingga 12 malam.

Apakah Keuntungan Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti ?

BSBN merupakan alternatif untuk pembelian secara menyicil, artinya membeli sekarang, bayar nanti. Metode pembayaran ini memungkinkan orang membeli barang sekarang dan membayarnya kemudian hari. Lantas Apa Keistimewaan Dari BNPL?

Keistimewaan dari BNPL salah satunya adalah bebas dari bunga kredit (kecuali terjadi kegagalan bayar atau hutang). Selain itu pengajuannya seringkali lebih mudah dan cepat dengan jumlah uang cicilan dan jangka waktu pembayaran boleh bervariasi tergantung pada penyedia layanan BNPL.

BNPL telah menjadi salah satu metode pembayaran yang mudah dan menyenangkan. Hal ini diakui para penyedia BNPL dan mereka memperkirakan bahwa layanan ini akan meningkat mencapai 20% dari total belanja e-commerce khusus di Sulawesi Utara untuk barang fisik pada tahun 2025.

Bagaimanakah caranya agar tidak terjerat hutang BSBN ?

Bagi teman kristiani yang baru tahun ini membeli Pohon Natal dan lainnya secara menyicil, sebaiknya tetap berhati-hati menggunakan layanan BSBN. Carilah layanan yang dapat dilakukan secara terbuka maupun daring dan segera melunasi cicilan tepat pada waktunya.

Berhati hati dengan layanan penyedia BSBN yang menggunakan jasa depcolektor yang mengatur kerja sampai 24 jam, Carilah penyelenggara layanan cicilan barang yang bertanggung jawab terhadap semua proses penagihan. Namun untuk saran lainnya, hindarilah hutang yang besar saat ingin dan setelah membeli barang.

Dan belilah barang secara tunai saja untuk merayakan
Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025 bersama keluarga. Selamat Dan Sukses selalu. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,040 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hadiri HUT Bhayangkari ke 80, Royke Anter Apresiasi Polri Menjalankan Tugas Negara

2 Juli 2026 - 08:15 WITA

Sebanyak 3.330 Calon Mahasiswa Baru Yang Mendaftar di Unsrat Lewat Jalur Mandiri T2 Akan Ikut Ujian 6 -10 Juli 2026

1 Juli 2026 - 23:35 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh : Terbukti Pakai Dokumen Palsu Murid Langsung Didiskualifikasi, Murid Jangan Paksakan Beli Seragam di Sekolah

1 Juli 2026 - 23:31 WITA

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Inspektur Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026

1 Juli 2026 - 23:23 WITA

2027 Listrik Sulut Dedieselisasi, Komisi 3 DPRD Sulut Sambut Baik

1 Juli 2026 - 17:57 WITA

Evaluasi Kinerja Diskominfo, Komisi 1 Sorot Penyedia Akses Internet

1 Juli 2026 - 17:31 WITA

Trending di Manado