MANADO,Sulutnews.com – Komisi I DPRD Sulut menyoroti rendahnya realisasi anggaran program strategis Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulut hingga Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program penyediaan akses internet senilai Rp 9.451 miliar yang penyerapannya baru mencapai sekitar 30 persen. Koordinator Komisi I DPRD Sulut, Royke Anter, menegaskan setiap perangkat daerah harus menyampaikan dokumen dan data pendukung sebelum pelaksanaan RDP agar DPRD memiliki waktu melakukan pendalaman terhadap realisasi program dan penggunaan anggaran.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah menyampaikan data sebelum RDP dilaksanakan agar dapat dipelajari terlebih dahulu sehingga proses evaluasi berjalan lebih maksimal,” tegas Royke saat RDP yang digelar Selasa (30/6/2026)
Selain anggaran internet, Komisi I juga mempertanyakan rendahnya realisasi kerja sama media yang memiliki pagu Rp.3,3 miliar namun baru terserap sekitar 28 persen, serta anggaran monitoring kebijakan informasi melalui Komisi Informasi Provinsi (KIP).
Menjawab sorotan tersebut, Kepala Diskominfo Sulut, Dr. Zainudin Saleh Hilimi, menjelaskan realisasi anggaran akan meningkat pada triwulan berikutnya karena pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai jadwal. Menurutnya, sekitar Rp900 juta untuk program kerja sama media dan Rp700 juta untuk penyediaan internet akan segera direalisasikan pada triwulan berjalan.”Seluruh layanan internet Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini masih dikelola secara terpusat oleh Diskominfo, namun pihaknya mengusulkan agar penganggaran layanan internet ke depan diserahkan kepada masing-masing OPD agar lebih sesuai dengan kebutuhan setiap instansi,” jelas Zainudin.
Ia juga mengungkapkan bahwa penyedia layanan internet tersebut adalah PT NSP.” Spesifikasi kontrak, kami memiliki instrumen untuk mengukur kinerja penyedia jasa, jika pelayanan tidak sesuai standar, pembayaran dapat dikurangi atau dikenakan sanksi sesuai ketentuan,” ungkap Zainudin.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I Braien Waworuntu, bersama beberapa Personil Anggota Komisi diantaranya Henry Walukow, Eugenia Mantiri, Hary Porong dan Koordinator Komisi 1 yang juga Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter.(josh tinungki)





