Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jambi · 24 Mei 2025 22:25 WITA ·

Bupati Dan Wakil Bupati Kerinci Mancing Bersama Masyarakat di Lubuk Larangan Tarutung


Bupati Dan Wakil Bupati Kerinci Mancing Bersama Masyarakat di Lubuk Larangan Tarutung Perbesar

Kerinci, Sulutnew.com – Tradisi Lubuk Larangan kembali digelar meriah di Desa Tarutung, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Sabtu (24/5/2025).
Kegiatan tahunan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, didampingi Wakil Bupati Murison, Sekda Zainal Effendi, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kerinci.

Lubuk Larangan merupakan kearifan lokal masyarakat yang melarang aktivitas menangkap ikan di titik tertentu sungai selama kurun waktu tertentu. Setelah masa larangan berakhir, warga berbondong-bondong turun ke sungai untuk menangkap ikan bersama, sebagai wujud syukur dan kebersamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Tarutung atas komitmen mereka melestarikan tradisi dan menjaga ekosistem sungai.

“Tradisi ini bukan hanya menjaga keberlanjutan alam, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan yang berbasis pada kearifan lokal seperti ini,” ujarnya.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari tokoh adat, pemuda, perangkat desa, dan masyarakat umum. Suasana kekeluargaan dan gotong royong sangat terasa sepanjang prosesi berlangsung.

Ketua Adat Desa Tarutung menyampaikan harapannya agar generasi muda terus menjaga tradisi ini sebagai bagian dari identitas budaya Kerinci.

“Lubuk Larangan bukan sekadar menangkap ikan, tapi menghormati alam dan warisan leluhur. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat pelestarian budaya dan lingkungan hidup di tengah masyarakat Kerinci. (Saprial)

Artikel ini telah dibaca 1,035 kali

Baca Lainnya

Di Tengah kondisi Efisiensi Anggaran, Edi Purwanto Anggota DPR RI. Partai Banteng Bantu Kucurkan Dana Pusat, Melalui Kementrian PU Ke Petani

24 Juli 2026 - 14:05 WITA

DPD IWOI Sungai Penuh–Kerinci Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

30 Juni 2026 - 21:15 WITA

Dugaan Pungli Uang Bangku, Bagi Calon Siswa Baru Mencuat Di Salah Satu SMA di Sungai Penuh

29 Juni 2026 - 19:19 WITA

Kuat Dugaan BEA Cukai Jambi, Sarang Pungli

24 Juni 2026 - 21:40 WITA

Korban Dugaan Ancaman dan Kekerasan di Kafe Penuhi Panggilan Penyidik, Minta Kasus Diusut Tuntas

24 Juni 2026 - 14:16 WITA

Maulana Tegaskan Laporan Pengeroyokan di Polda Jambi Bukan Laporan Palsu

22 Juni 2026 - 14:52 WITA

Trending di Jambi