Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bengkulu Selatan · 24 Mei 2026 10:49 WITA ·

Bupati Bengkulu Selatan Mengajak Diskusi Terbuka Bagi Mereka Yang Merasa TPP ASN Terkendala Akibat Pemerintah 


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait adanya sebagian ASN yang belum menerima TPP, muncul pernyataan yang menimbulkan seolah keterlambatan akibat terkendala dari pemerintah, hal itu dibuktikan dengan adanya interaksi terbuka antara Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, S.Sos, dengan salah satu akun Facebook yang diduga kuat sebagai akun palsu (fake account) bernama Thoyib Udin.

Meski berhadapan dengan akun anonim, Bupati memilih untuk langsung membalas komentar tersebut di media sosial demi memberikan transparansi dan meluruskan isu terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang sedang menjadi sorotan publik.

Kegaduhan digital ini bermula saat akun Facebook Thoyib Udin menuliskan komentar bernada sindiran tajam di sebuah unggahan. Akun anonim tersebut mengklaim bahwa banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan yang mengeluhkan hak keuangan mereka karena belum juga dicairkan.

“Banyak ASN Mengeluh TPP mrk belum cair2, sebelumnya pak bupati SDH koar2, pasti cair,” tulis akun palsu tersebut.

Narasi yang dilemparkan akun ini berpotensi menggiring opini negatif di tengah masyarakat, seolah-olah pihak eksekutif sengaja menunda-nunda hak para abdi negara setelah sebelumnya sempat menjanjikan kepastian cair.

Menanggapi tudingan liar dari akun tanpa identitas asli itu, Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajudin secara mengejutkan membalasnya secara langsung lewat platform media sosial tersebut.

Tanpa ragu, Bupati menegaskan bahwa proses pencairan anggaran TPP sama sekali tidak dihambat, asalkan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun ASN yang bersangkutan telah memenuhi seluruh kelengkapan dokumen administrasi.

“Yang tidak bermasalah sudah cair, datang ke saya kita diskusikan negeri ini,” balas Bupati Rifai Tajudin dalam kolom komentar.

Pernyataan lugas dari orang nomor satu di Bengkulu Selatan ini sekaligus berfungsi sebagai undangan terbuka bagi siapapun baik pemilik akun maupun ASN yang merasa proses pencairannya terkendala untuk datang berdialog secara sehat, langsung, dan berbasis data objektif di kantornya, ketimbang hanya melempar polemik anonim di ruang siber.

Aksi Bupati Rifai Tajudin yang meladeni akun palsu ini mendapat perhatian luas dari netizen dan pengamat kebijakan daerah.

Dari kacamata tata kelola pemerintahan moderen, langkah responsif ini sangat efektif untuk memutus rantai rumor negatif terkait pemerintahan dan Sikap Bupati mencerminkan gaya kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik sekaligus menantang publik untuk berani berdiskusi secara jantan dan transparan.

Untuk diketahui hingga saat ini, Pemkab Bengkulu Selatan terus mempercepat sisa proses administrasi pencairan TPP bagi seluruh OPD yang telah melengkapi berkasnya. (JN)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Diduga TPK Desa Terulung Kecamatan Manna Lakukan Pembayaran Kegiatan Fiktif Persetujuan Kades Dipertanyakan

24 Mei 2026 - 11:31 WITA

Diduga Kades Telaga Dalam Selingkuh Kuat Dugaan Keuangan Desa Telaga Dalam Realisasinya Di Korupsi

24 Mei 2026 - 10:38 WITA

Terkait Dugaan Perselingkuhan Kepala Desa Telaga Dalam Kecamatan Pinoraya salah Seorang Warga Bengkulu Selatan Segera Bersurat

22 Mei 2026 - 12:00 WITA

Pemerintah Desa Sukaraja Kecamatan kedurang Ilir melaksanakan Musrenbangdes Untuk Menampung Usulan Prioritas Warga

22 Mei 2026 - 11:14 WITA

Pemerintah Desa Kembang Ayun Kecamatan Manna Fasilitasi Pembagian Beras Dan Minyak Goreng Terhadap 72 KPM

22 Mei 2026 - 10:20 WITA

Diduga Kades Telaga Dalam Selingkuh Kinerja BPD Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya Dipertanyakan

21 Mei 2026 - 11:25 WITA

Trending di Bengkulu Selatan