Kupang,Sulutnews.com – Kerugian negara akibat kasus COVID-19 di Kabupaten Rote Ndao, yang diperkirakan mencapai lebih dari 1 miliar rupiah, masih menjadi misteri. Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum memberikan penjelasan rinci terkait hasil audit tersebut.
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Rizal Suhaili, yang dikonfirmasi pada Rabu, 26 Juni 2024, melalui Bagian Humas dan Protokol, Agnes Tiara, belum dapat memberikan informasi detail. Melalui aplikasi WhatsApp, Agnes menyampaikan bahwa dirinya sedang sakit sehingga belum mengetahui hasil audit secara lengkap.
“Saya meminta kepada media untuk bersabar karena saat ini kami masih berkoordinasi terkait audit kerugian kasus COVID-19 di Rote Ndao,” ujar Agnes tanpa menunjukkan wajahnya.
Agnes Tiara menambahkan, “Baik pak, untuk pertanyaannya sebentar saya konfirmasi kembali kepada bidang terkait ya pak, karena kami juga perlu cross check untuk kebenaran datanya. Jika sudah ada konfirmasinya, akan segera kami informasikan kembali.”
Ia juga menegaskan, “Pak nanti kalau sudah ada hasilnya kami informasikan ya. Sementara masih kami koordinasikan dengan pihak terkait. Silahkan pak.”
Reporter: Dance Henukh





