Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Kotamobagu · 7 Nov 2024 20:47 WITA ·

BPOM Manado Gelar Monitoring Di Kota Kotamobagu


BPOM Manado Gelar Monitoring Di Kota Kotamobagu Perbesar

JM.com,Kotamobagu- Untuk  memperkuat keamanan Produk makanan yang di jual di kita Kotamobagu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado menggelar kegiatan monitoring  bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu  Kamis (7/11/2024).

Di kegiatan tersebut, Kepala Balai  POM Manado, Agung Kurniawan, mengungkapkan kegiatan ini penting di laksanakan ini  kelanjutan dari serangkaian langkah yang sudah dimulai sejak April 2024. Dalam perjalanannya, BPOM bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk mengimplementasikan program keamanan pangan nasional.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan komunitas-komunitas lokal, termasuk di tiga kelurahan, satu pasar, dan 11 sekolah dari tingkat SD hingga SMA, guna memastikan keamanan pangan di setiap lapisan masyarakat,” ujar Agung.

Saat ini, BPOM fokus pada evaluasi pendampingan yang telah dilakukan kepada kader-kader di masing-masing komunitas. Para kader ini mendapat pelatihan khusus untuk mengawasi ketahanan pangan di wilayah mereka—mulai dari pasar, kelurahan, hingga kantin sekolah.

“Upaya pengawasan ini melibatkan seluruh elemen, dari pasar dan desa, hingga lingkungan sekolah. Harapannya, ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik di setiap lini,” jelas Agung.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program, BPOM juga menilai dampak dari intervensi yang telah dilakukan. Agung menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Daerah untuk mengembangkan program ini lebih lanjut.

“Intervensi yang telah berjalan sejak 2017 di berbagai daerah, termasuk Kotamobagu, membutuhkan replikasi dari pemerintah agar daerah semakin mandiri dalam menjaga keamanan pangan,” tambahnya.

Agung berharap, hasil monitoring dan evaluasi kali ini dapat menjadi inspirasi untuk memperluas cakupan keamanan pangan di Kotamobagu, tak hanya di bawah pengawasan BPOM dan Pemkot, tetapi juga melibatkan masyarakat serta komunitas-komunitas yang telah terbentuk.

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten II Pemkot Kotamobagu, pimpinan OPD, camat, lurah, serta para kader komunitas yang terlibat dalam program keamanan pangan ini.(*)

Artikel ini telah dibaca 1,352 kali

Baca Lainnya

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi, Terima Penghargaan dari Polda Sulut, Predikat Terbaik Penanganan Tipikor

20 Mei 2026 - 17:22 WITA

Amkei Kodim Nyaris Tumbangkan Bonawang FC, Score Berakhir 2-2

13 Mei 2026 - 19:30 WITA

HK Diperiksa Penyidik Polres Selama 3 Jam, Dugaan Penipuan Rp300 Juta

12 Mei 2026 - 21:05 WITA

Jangan Parkir Kendaraan di Bahu Jalan Lapkot Samping Kodim Nanti Bakal di Tilang

7 Mei 2026 - 22:21 WITA

SABARMAS di Pasar Genggulang: Selain Keamanan, Warga Juga Keluhkan Masalah Sampah ke Kapolres Kotamobagu

6 Mei 2026 - 20:12 WITA

Trending di Kepolisian