Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 7 Nov 2024 20:47 WITA ·

BPOM Manado Gelar Monitoring Di Kota Kotamobagu


BPOM Manado Gelar Monitoring Di Kota Kotamobagu Perbesar

JM.com,Kotamobagu- Untuk  memperkuat keamanan Produk makanan yang di jual di kita Kotamobagu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado menggelar kegiatan monitoring  bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu  Kamis (7/11/2024).

Di kegiatan tersebut, Kepala Balai  POM Manado, Agung Kurniawan, mengungkapkan kegiatan ini penting di laksanakan ini  kelanjutan dari serangkaian langkah yang sudah dimulai sejak April 2024. Dalam perjalanannya, BPOM bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk mengimplementasikan program keamanan pangan nasional.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan komunitas-komunitas lokal, termasuk di tiga kelurahan, satu pasar, dan 11 sekolah dari tingkat SD hingga SMA, guna memastikan keamanan pangan di setiap lapisan masyarakat,” ujar Agung.

Saat ini, BPOM fokus pada evaluasi pendampingan yang telah dilakukan kepada kader-kader di masing-masing komunitas. Para kader ini mendapat pelatihan khusus untuk mengawasi ketahanan pangan di wilayah mereka—mulai dari pasar, kelurahan, hingga kantin sekolah.

“Upaya pengawasan ini melibatkan seluruh elemen, dari pasar dan desa, hingga lingkungan sekolah. Harapannya, ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik di setiap lini,” jelas Agung.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program, BPOM juga menilai dampak dari intervensi yang telah dilakukan. Agung menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Daerah untuk mengembangkan program ini lebih lanjut.

“Intervensi yang telah berjalan sejak 2017 di berbagai daerah, termasuk Kotamobagu, membutuhkan replikasi dari pemerintah agar daerah semakin mandiri dalam menjaga keamanan pangan,” tambahnya.

Agung berharap, hasil monitoring dan evaluasi kali ini dapat menjadi inspirasi untuk memperluas cakupan keamanan pangan di Kotamobagu, tak hanya di bawah pengawasan BPOM dan Pemkot, tetapi juga melibatkan masyarakat serta komunitas-komunitas yang telah terbentuk.

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten II Pemkot Kotamobagu, pimpinan OPD, camat, lurah, serta para kader komunitas yang terlibat dalam program keamanan pangan ini.(*)

Artikel ini telah dibaca 1,352 kali

Baca Lainnya

Berlangsung Meriah, Perlombaan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di SMA dan SMK se-Kotamobagu

12 Agustus 2026 - 13:11 WITA

PT GLOBAL EMAS JAYA BERI SANTUNAN DUKA, KELUARGA KORBAN TERHARU

11 Agustus 2026 - 16:16 WITA

KETUA PANITIA BUKA SUARA: INI PENJELASAN RESMI SOAL LOMBA DRAG RACE DI UPAI

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

KELUARGA BANGSAWAN MELAYAT KE 8 RUMAH DUKA

10 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Ny Gayatri R Bangsawan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Tragedi Drag Race di Kotamobagu

10 Agustus 2026 - 20:24 WITA

PUTRA SULUT BERKIBAR DI TINGKAT NASIONAL: JENDERAL BINTANG TIGA YANG DICINTAI RAKYAT

9 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Trending di Kotamobagu