Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Kotamobagu · 2 Mar 2023 13:41 WIB ·

BP2MI Sulut Dan Staf Ahli Pemkot Kotamobagu Bahwa Rencana Pelatihan CPMI


 BP2MI Sulut Dan Staf Ahli Pemkot Kotamobagu  Bahwa Rencana Pelatihan CPMI Perbesar

SN.com,KOTAMOBAGU-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu pada Tahun 2022 sudah melakukan Penandatanganan MoU dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (B2MI).

Mou tersebut terkait Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 Pasal 41 tentang kewenangan dan kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal penempatan dan perlindungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/ Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kami sangat berterima kasih atas Komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dibawah kepemimpinan TBNK (Tatong Bara-Nayodo Koerniawan), karena pada tahun 2023 sudah menganggarkan biaya Pelatihan 20 orang CPMI,” ucap Kepala B2MI Sulawesi Utara (Sulut) Hendra T Makalalag.

“Semoga kedepannya pelatihan CPMI dapat mengakomodir perwakilan dari seluruh Kelurahan dan desa yang ada di Kota Kotamobagu,” sambungnya.

Hendra mengungkapkan,  menindaklanjuti MoU itu, Staf Ahli Pemkot Kota Kotamobagu Roy Bara dan Refly Mokoginta pada Kamis (02/03/20233) siang tadi, melakukan koordinasi dengan pihaknya.

“Koordinasi yang dilakukan ini tentang kepastian anggaran pelaksanaan pelatihan tersebut,” ungkapnya.

Hendra menambahkan, Pemkot Kotamobagu telah menganggarkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Kotamobagu untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dialokasikan bagi 20 CPMI.

Dalam pertemuan itu, kata Hendra, dibahas  juga bersama staf ahli tentang rencana melibatkan desa untuk pendidikan dan pelatihan CPMI.

“Sumber pendanaanya melalui anggaran APBDes,” katanya.

Di sisi lain, dia menjelaskan, dengan adanya penerbangan langsung Manado – Tokyo  yang telah diresmikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, membuka peluang bagi para pekerja migran untuk bekerja di Negara Jepang.

“Tentunya membuka peluang para CPMI asal Sulawesi Utara, khususnya Kota Kotamobagu untuk dapat bekerja di Jepang secara resmi dengan Program G to G maupun SSW,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 173 kali

Baca Lainnya

Hingga Juni 2024, Investasi Kotamobagu 2024 Tembus Rp1,6 Triliun

15 July 2024 - 09:18 WIB

Wali kota Cup 2024 Resmi Di Tutup

14 July 2024 - 00:04 WIB

Pj Wali Kota Hadiri RUPS-LB PT. Bank SulutGo Tahun 2024

12 July 2024 - 17:50 WIB

Respon Keluhan Warga Triwulan III, PUPR Kotamobagu Laksanakan Pemeliharaan Jalan

12 July 2024 - 16:08 WIB

Curah Hujan Intensitas Tinggi Landa Wilayah Kotamobagu,Berdampak Pada Pelaksanaan Proyek Pemerintah

11 July 2024 - 18:49 WIB

Pj Hi. Asripan Nani. Ikuti Evaluasi Triwulan III Kinerja Penjabat Kepala Daerah Di Kemendagri

11 July 2024 - 17:41 WIB

Trending di Kotamobagu