Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Kotamobagu · 2 Mar 2023 13:41 WITA ·

BP2MI Sulut Dan Staf Ahli Pemkot Kotamobagu Bahwa Rencana Pelatihan CPMI


BP2MI Sulut Dan Staf Ahli Pemkot Kotamobagu  Bahwa Rencana Pelatihan CPMI Perbesar

SN.com,KOTAMOBAGU-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu pada Tahun 2022 sudah melakukan Penandatanganan MoU dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (B2MI).

Mou tersebut terkait Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 Pasal 41 tentang kewenangan dan kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal penempatan dan perlindungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/ Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kami sangat berterima kasih atas Komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dibawah kepemimpinan TBNK (Tatong Bara-Nayodo Koerniawan), karena pada tahun 2023 sudah menganggarkan biaya Pelatihan 20 orang CPMI,” ucap Kepala B2MI Sulawesi Utara (Sulut) Hendra T Makalalag.

“Semoga kedepannya pelatihan CPMI dapat mengakomodir perwakilan dari seluruh Kelurahan dan desa yang ada di Kota Kotamobagu,” sambungnya.

Hendra mengungkapkan,  menindaklanjuti MoU itu, Staf Ahli Pemkot Kota Kotamobagu Roy Bara dan Refly Mokoginta pada Kamis (02/03/20233) siang tadi, melakukan koordinasi dengan pihaknya.

“Koordinasi yang dilakukan ini tentang kepastian anggaran pelaksanaan pelatihan tersebut,” ungkapnya.

Hendra menambahkan, Pemkot Kotamobagu telah menganggarkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Kotamobagu untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dialokasikan bagi 20 CPMI.

Dalam pertemuan itu, kata Hendra, dibahas  juga bersama staf ahli tentang rencana melibatkan desa untuk pendidikan dan pelatihan CPMI.

“Sumber pendanaanya melalui anggaran APBDes,” katanya.

Di sisi lain, dia menjelaskan, dengan adanya penerbangan langsung Manado – Tokyo  yang telah diresmikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, membuka peluang bagi para pekerja migran untuk bekerja di Negara Jepang.

“Tentunya membuka peluang para CPMI asal Sulawesi Utara, khususnya Kota Kotamobagu untuk dapat bekerja di Jepang secara resmi dengan Program G to G maupun SSW,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 263 kali

Baca Lainnya

Kasat Reskrim Ahmad Waafi Tangkap Dua Penambang Ilegal di Lokasi Cagar Alam Mengkang

6 Juni 2026 - 12:58 WITA

Kejari Kotamobagu Tetapkan CM Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KPU Boltim 2021

4 Juni 2026 - 22:14 WITA

Anggota DPRD Sulut Peduli Bencana Salimandungan

1 Juni 2026 - 22:24 WITA

Amkei Kodim 1303 Bantai Persin Sinindian 3-0 Putaran Kedua Matali Cup 2026

31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi, Terima Penghargaan dari Polda Sulut, Predikat Terbaik Penanganan Tipikor

20 Mei 2026 - 17:22 WITA

Trending di Kotamobagu