Sitaro,Sulutnews.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kab. Kepl. Siau Tagulandang Biaro menggelar Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan tahapan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah tahun 2025-2045. Kamis, 31/08.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Bappelitbanda ini dibuka Sekretaris Bappelitbanda Sitaro, Jounne I. Pangalila, mewakili Kepala Bappelitbanda, Ronald N. Pakasi.
Pangalila dalam sambutannya mengatakan, tujuan dilaksanakan nya FGD yakni mengidentifikasi dan mengevaluasi capaian indikator tujuan pembangunan berkelanjutan dalam integrasi penyusunan kajian lingkungan hidup stategis rencana pembangunan jangka panjang daerah 2025 – 2045.
“Peraturan Presiden no 111 tahun 2022 memuat 17 tujuan yang akan diidentifikasi dan dievaluasi oleh perangkat daerah yang termuat dalam SK Bupati Kab. Sitaro No. 59 Tahun 2023 yang sesuai dengan tupoksinya akan menyusun KLHS RPJPD.

Dari hasil pembahasan dan diskusi ini, lanjut Pangalila, disepakati bahwa identifikasi indikator dan target masuk dalam tahapan evaluasi dan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Adapun dasar pelaksanaan FGD ini adalah :
- Peraturan menteri dalam negeri nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rencana peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.
- Peraturan menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 7 tahun 2018 tentang pembuatan dan pelaksanaan kajian lingkungan hidup strategis rencana pembangunan jangka menengah daerah.
- Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2022 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
- Surat keputusan Bupati Kepulauan Siau tagulandang biaro No.59 tahun 2023 tentang tim penyusun kajian lingkungan hidup strategis penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah 2025 – 2045.
(Demsi)







