Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 30 Apr 2026 13:18 WITA ·

Sitaro Masadada Park Jadi Mesin Ekonomi, Ronald Pakasi: Tak Butuh Anggaran Besar


Sitaro Masadada Park Jadi Mesin Ekonomi, Ronald Pakasi: Tak Butuh Anggaran Besar Perbesar

Sitaro.sulutnews.com – Menjelang senja, kawasan Sitaro Masadada Park di Siau berubah menjadi pusat keramaian. Deretan lapak kuliner dipadati pengunjung, aroma makanan bercampur dengan angin laut, dan percakapan terdengar dari berbagai sudut. Di ruang terbuka itu, ekonomi bergerak setiap hari.

Di balik perubahan itu, ada peran Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Ronald Pakasi. Dari posisinya sebagai perencana, Pakasi justru mendorong langkah konkret: menjadikan ruang publik sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat.

Keramaian di Sitaro Masadada Park pada malam hari

Gagasannya sederhana. Tidak menunggu proyek besar, tidak bergantung pada anggaran tinggi. Ia memilih memaksimalkan ruang yang sudah ada dan menghidupkannya dengan aktivitas masyarakat.

“Kita tidak harus selalu bekerja dengan anggaran besar. Yang penting bagaimana ruang itu hidup dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Ronald. Saat ditemui sulutnews.com di Kantornya pada Kamis, 30/04/2026.

Menurut dia, pendekatan ini menjadi pilihan di tengah kebijakan efisiensi. Fokusnya bukan pada pembangunan fisik semata, melainkan pada penciptaan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

“Kalau ruangnya hidup, masyarakat datang, pelaku usaha bergerak, di situ ekonomi berjalan,” ujarnya.

Hasilnya kini terlihat. Perputaran uang di kawasan tersebut disebut mencapai puluhan juta rupiah setiap hari. Para pelaku usaha kuliner menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Lapak sederhana yang tertata rapi mampu menarik arus pengunjung yang konsisten.

Ronald juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Sitaro, Chyntia I. Kalangit, yang dinilainya memberi ruang dan dorongan bagi lahirnya inovasi di tengah keterbatasan.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Bupati yang terus mendorong kami untuk berinovasi. Tanpa dukungan itu, langkah seperti ini tidak akan berjalan maksimal,” katanya.

Kebijakan yang menekankan efisiensi dan dampak langsung itu kini menemukan bentuknya di Masadada Park. Ruang publik yang sebelumnya biasa, berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Dampaknya terasa pada wajah kota. Oktavianus Kansil menyebut kawasan tersebut sebagai titik baru keramaian.

“Denyut keramaian di Siau terasa ketika Sitaro Masadada Park berdiri,” ujarnya.

Sementara itu, Soni mengaku kawasan tersebut menjadi tempat favorit untuk melepas penat.

“Kalau capek kerja, saya ke sini. Minum kopi, lihat laut, suasananya hidup,” katanya.

Masadada Park memperlihatkan satu hal: keterbatasan anggaran tidak selalu membatasi hasil. Dalam kasus ini, justru sebaliknya, ia melahirkan pendekatan yang lebih sederhana, cepat, dan langsung menyentuh masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 2,172 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BBM Langka di Sitaro, Tukang Ojek Soroti Dugaan Penimbunan dan Minta Pengawasan Diperketat

20 Agustus 2026 - 19:18 WITA

BBM Langka, Jadwal Wisatawan Asing ke Sitaro Terancam Batal

20 Agustus 2026 - 15:41 WITA

55 WBP Lapas Ulu Siau Terima Remisi HUT ke-81 RI, Diserahkan Bupati Heronimus Makainas

17 Agustus 2026 - 19:18 WITA

33 Peserta Ramaikan Lomba Falinggir Putus di Sitaro, Begini Kata Cosman R. Ambalao

14 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Bersama Masyarakat Sitaro Vionita Kuerah Berkomitmen Mengawal Setiap Aspirasi

4 Agustus 2026 - 07:13 WITA

DPRD Sitaro Soroti Penurunan Anggaran APBD 2027, Banggar Segera Bahas KUA-PPAS

31 Juli 2026 - 13:01 WITA

Trending di Sitaro