Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Sitaro · 30 Apr 2026 13:18 WITA ·

Sitaro Masadada Park Jadi Mesin Ekonomi, Ronald Pakasi: Tak Butuh Anggaran Besar


Sitaro Masadada Park Jadi Mesin Ekonomi, Ronald Pakasi: Tak Butuh Anggaran Besar Perbesar

Sitaro.sulutnews.com – Menjelang senja, kawasan Sitaro Masadada Park di Siau berubah menjadi pusat keramaian. Deretan lapak kuliner dipadati pengunjung, aroma makanan bercampur dengan angin laut, dan percakapan terdengar dari berbagai sudut. Di ruang terbuka itu, ekonomi bergerak setiap hari.

Di balik perubahan itu, ada peran Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Ronald Pakasi. Dari posisinya sebagai perencana, Pakasi justru mendorong langkah konkret: menjadikan ruang publik sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat.

Keramaian di Sitaro Masadada Park pada malam hari

Gagasannya sederhana. Tidak menunggu proyek besar, tidak bergantung pada anggaran tinggi. Ia memilih memaksimalkan ruang yang sudah ada dan menghidupkannya dengan aktivitas masyarakat.

“Kita tidak harus selalu bekerja dengan anggaran besar. Yang penting bagaimana ruang itu hidup dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Ronald. Saat ditemui sulutnews.com di Kantornya pada Kamis, 30/04/2026.

Menurut dia, pendekatan ini menjadi pilihan di tengah kebijakan efisiensi. Fokusnya bukan pada pembangunan fisik semata, melainkan pada penciptaan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

“Kalau ruangnya hidup, masyarakat datang, pelaku usaha bergerak, di situ ekonomi berjalan,” ujarnya.

Hasilnya kini terlihat. Perputaran uang di kawasan tersebut disebut mencapai puluhan juta rupiah setiap hari. Para pelaku usaha kuliner menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Lapak sederhana yang tertata rapi mampu menarik arus pengunjung yang konsisten.

Ronald juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Sitaro, Chyntia I. Kalangit, yang dinilainya memberi ruang dan dorongan bagi lahirnya inovasi di tengah keterbatasan.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Bupati yang terus mendorong kami untuk berinovasi. Tanpa dukungan itu, langkah seperti ini tidak akan berjalan maksimal,” katanya.

Kebijakan yang menekankan efisiensi dan dampak langsung itu kini menemukan bentuknya di Masadada Park. Ruang publik yang sebelumnya biasa, berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Dampaknya terasa pada wajah kota. Oktavianus Kansil menyebut kawasan tersebut sebagai titik baru keramaian.

“Denyut keramaian di Siau terasa ketika Sitaro Masadada Park berdiri,” ujarnya.

Sementara itu, Soni mengaku kawasan tersebut menjadi tempat favorit untuk melepas penat.

“Kalau capek kerja, saya ke sini. Minum kopi, lihat laut, suasananya hidup,” katanya.

Masadada Park memperlihatkan satu hal: keterbatasan anggaran tidak selalu membatasi hasil. Dalam kasus ini, justru sebaliknya, ia melahirkan pendekatan yang lebih sederhana, cepat, dan langsung menyentuh masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 2,169 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Barcelona Satu Angkut 24 Karung Pala, Irwan : Jangan Jadikan Siau Tempat “Cuci Pala”

21 Mei 2026 - 05:46 WITA

Pala dari Luar Masuk Siau, Nama Besar Pala Siau Dipertaruhkan

21 Mei 2026 - 04:50 WITA

Program Khusus MBG Siau Timur Selatan, Soni Maringka: 21 Relawan Dapat Beras Rutin

11 Mei 2026 - 13:59 WITA

Sekretaris Golkar Sitaro Protes Surat Terbuka Bupati Tersangka dugaan Korupsi ke Ketum Partai

8 Mei 2026 - 11:38 WITA

Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

6 Mei 2026 - 21:52 WITA

DPRD Sitaro Rampungkan Rekomendasi LKPJ 2025, 11 Catatan Disiapkan untuk Pemda

4 Mei 2026 - 23:41 WITA

Trending di Sitaro