Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jabar · 8 Agu 2026 23:36 WITA ·

Bantuan TKM Bikin Usaha Makin Berkembang, Kemnaker Pantau Langsung di Purwakarta


Bantuan TKM Bikin Usaha Makin Berkembang, Kemnaker Pantau Langsung di Purwakarta Perbesar

Purwakarta,Sulutnews.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meninjau secara langsung perkembangan usaha para penerima bantuan modal Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan berkelanjutan Kemnaker untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar mendorong pertumbuhan usaha dan memberikan dampak yang luas.

Peninjauan dipimpin Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Sugeng Heri Suseno. Dalam kunjungannya, ia meninjau dua pelaku usaha sekaligus penerima bantuan TKM — yang kemudian juga mendapatkan bantuan TKM Lanjutan hasil kerja sama Kemnaker dengan PT Indo-Rama Synthetics Tbk. Keduanya bergerak di bidang industri boga dan budidaya ikan lele.

“Program TKM tidak berhenti pada penyaluran bantuan modal saja. Kami terus memantau perkembangan usahanya agar dukungan yang diberikan dapat mendorong pertumbuhan sekaligus memberi manfaat yang lebih luas,” ujar Sugeng.

“Kami berharap kemajuan usaha terus berlanjut, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Usaha Kulit Puff Pastry Kini Merambah Luar Purwakarta

Salah satu penerima bantuan, Ihat Sari Ningsih (50), telah merintis usaha kuliner sejak 2010. Ia menerima bantuan TKM Pemula pada tahun 2020 dan TKM Lanjutan pada 2021. Dukungan tersebut menjadi penopang sekaligus pendorong bangkitnya usahanya di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Saat itu masa pandemi, usaha sangat sulit. Alhamdulillah setelah menerima bantuan TKM Pemula, kami bisa berkembang dan bangkit kembali,” tutur Ihat.

Salah satu produk andalan yang terus berkembang adalah kulit puff pastry — yang saat itu masih jarang tersedia di Purwakarta. Melihat peluang tersebut, Ihat memanfaatkan bantuan TKM untuk membeli mesin produksi dan oven, sehingga kapasitas produksi meningkat pesat.

Kini, pesanan datang tidak hanya dari Purwakarta, tetapi juga dari Bandung, Depok, Jakarta, dan daerah lainnya. Seiring berkembangnya usaha, Ihat telah menambah mesin produksi dan mempekerjakan empat orang secara tetap, serta mengambil tenaga kerja tambahan saat pesanan melonjak.

“Pelanggan kami sudah banyak dari luar Purwakarta,” ungkap Ihat. Meski permintaan terus meningkat, keterbatasan peralatan masih menjadi tantangan. Ke depannya, ia berharap dapat menambah mesin produksi dan tenaga kerja.

Dari Tanpa Pengalaman, Kini Punya Kolam Sendiri

Kemajuan serupa dialami Muhamad Najmudin (30), pelaku usaha budidaya ikan lele. Ia memulai usaha pada tahun 2020 tanpa pengalaman dan tanpa lahan sendiri. Pada tahun 2021 menerima bantuan TKM Pemula, kemudian pada 2022 mendapat bantuan TKM Lanjutan. Selain modal, ia juga menerima pendampingan usaha.

Bantuan pertama digunakan untuk membeli bibit ikan, sedangkan bantuan lanjutan untuk melengkapi peralatan dan sarana kolam. Dulu menyewa lahan dengan pembayaran hasil panen padi, kini Najmudin telah memiliki tempat dan kolam sendiri.

“Alhamdulillah, bantuan TKM sangat terasa manfaatnya. Dulu belum punya tempat dan nol pengalaman. Sekarang sudah punya lahan dan kolam sendiri,” kata Najmudin.

Ia kini juga mengembangkan pembibitan sendiri agar tidak perlu membeli dari luar. Saat masa panen, ia melibatkan tiga hingga empat tenaga kerja. Ke depan, Najmudin berencana mengembangkan usahanya hingga tahap pengolahan, sehingga berjalan dari pembibitan, pengolahan, hingga pemasaran secara mandiri.(*/Patrick)

Artikel ini telah dibaca 986 kali

Baca Lainnya

PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto: Sosok Berpengalaman, Berintegritas, dan Dekat dengan Masyarakat

23 Juli 2026 - 20:39 WITA

AMKI Kecam Ancaman Kekerasan Terhadap Jurnalis Karawang atas Berita Dugaan Pengerukan Lahan

18 Juli 2026 - 22:47 WITA

Perhutani KPH Purwakarta Gandeng Cv.Arto Berkah Lestari Kelola Wisata Kuliner Berbasis Hutan Lestari

16 Juli 2026 - 20:23 WITA

Saatnya Bogor Ramaikan TIFF 2026 Kang Dedie Terima Undangan Spesial dari Walikota Caroll Senduk

17 Juni 2026 - 23:08 WITA

Dewan Teh Indonesia Siap Berkolaborasi Wujudkan Wellness Tourism Berbasis Kearifan Lokal di Tomohon

9 Juni 2026 - 23:16 WITA

Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent dan Innovation Hub

10 Mei 2026 - 23:52 WITA

Trending di Jabar