Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 18 Des 2024 11:48 WITA ·

Anggota PPK Kecamatan Seginim Tidak Hadir di Pleno, Lelah atau Lalai? ( Dengan Alasan Yang Tidak Masuk Akal)


Anggota PPK Kecamatan Seginim Tidak Hadir di Pleno, Lelah atau Lalai? ( Dengan Alasan Yang Tidak Masuk Akal) Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu Selatan – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bengkulu Selatan Gelar Pleno berjenjang di mana di pleno yang di selenggarkan di kecamatan Seginim yang diwarnai dengan ketidakhadiran salah satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Seginim.

Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (17/12/2024), anggota PPK Arino, yang bertugas di divisi data, saat di konfirmasi alasan ketidakhadirannya. Sungguh mengejutkan dan tidak masuk akal, Ia mengaku bahwa ketidakhadirannya bukan karena disengaja, melainkan disebabkan faktor kelelahan dan ketiduran.

“Saya hadir saat pembukaan pleno, tapi setelah selesai pembukaan, saya pulang untuk mandi dan setelah itu saya tertidur,” ujar Arino…

Namun, di hari kedua pleno, Arino memastikan dirinya hadir

Ketidakhadiran salah satu anggota PPK di pleno menuai kritik dan kecurigaan dari berbagai pihak serta menimbulkan kontraversi di masyarakat. Beberapa pihak menilai bahwa alasan seperti kelelahan tidak seharusnya menjadi pembenaran untuk meninggalkan tanggung jawab.

“Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bengkulu Selatan seharusnya lebih selektif dalam merekrut anggota PPK. Rekrutlah orang-orang yang mampu bekerja penuh waktu dan bertanggung jawab,” ujar Dinaro.

Kritik ini muncul karena tanggung jawab PPK dianggap vital dalam proses pemilihan serantak ini. Ketidakhadiran dalam pleno dapat memengaruhi jalannya proses penghitungan suara dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada.

Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara pilkada. Diharapkan, ke depan tidak ada lagi anggota PPK yang meninggalkan tanggung jawab dengan alasan yang tidak masuk akal. Proses rekrutmen juga harus mempertimbangkan komitmen dan integritas agar kualitas penyelenggaraan pilkada semakin baik.

Dengan kejadian ini, KPUD diharapkan melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan setiap anggota PPK bekerja maksimal, supaya tidak memunculkan stigma negatif di masyarakat, terutama dalam situasi krusial seperti pleno pilkada. Kepercayaan masyarakat terhadap integritas pilkada harus terus dijaga agar demokrasi berjalan dengan baik, tutup Dinaro.

Dna

Artikel ini telah dibaca 1,474 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melalui Program Revitalisasi SDN 31 Bengkulu Selatan Dengan Penuh Semangat  Genjot Realisasi Pembangunan  Gedung Di Sekolahnya

20 Agustus 2026 - 21:11 WITA

Salurkan Bantuan Duka Wujud Kehadiran Pemerintah Desa Beringin Datar Ditengah Situasi Warganya Berduka

19 Agustus 2026 - 11:43 WITA

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Terima Piagam Penghargaan Prestasi penyelenggaraan Pemerintah Daerah Dengan Kinerja Terbaik

18 Agustus 2026 - 18:45 WITA

LPKA Bengkulu Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI Teguhkan Komitmen Menuju Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur

18 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Warga Desa Dusun Baru Kecamatan Seginim Gelar Pesta Rakyat Dan Lomba Unik Sambut HUT RI Ke-81 Tahun 2026

18 Agustus 2026 - 03:45 WITA

Keluarga Besar LPKA Kelas II Bengkulu mengucapkan HUT RI Ke-81 17 Agustus 2026

17 Agustus 2026 - 18:55 WITA

Trending di Bengkulu Selatan