Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bengkulu Selatan · 18 Des 2024 11:48 WITA ·

Anggota PPK Kecamatan Seginim Tidak Hadir di Pleno, Lelah atau Lalai? ( Dengan Alasan Yang Tidak Masuk Akal)


Anggota PPK Kecamatan Seginim Tidak Hadir di Pleno, Lelah atau Lalai? ( Dengan Alasan Yang Tidak Masuk Akal) Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu Selatan – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bengkulu Selatan Gelar Pleno berjenjang di mana di pleno yang di selenggarkan di kecamatan Seginim yang diwarnai dengan ketidakhadiran salah satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Seginim.

Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (17/12/2024), anggota PPK Arino, yang bertugas di divisi data, saat di konfirmasi alasan ketidakhadirannya. Sungguh mengejutkan dan tidak masuk akal, Ia mengaku bahwa ketidakhadirannya bukan karena disengaja, melainkan disebabkan faktor kelelahan dan ketiduran.

“Saya hadir saat pembukaan pleno, tapi setelah selesai pembukaan, saya pulang untuk mandi dan setelah itu saya tertidur,” ujar Arino…

Namun, di hari kedua pleno, Arino memastikan dirinya hadir

Ketidakhadiran salah satu anggota PPK di pleno menuai kritik dan kecurigaan dari berbagai pihak serta menimbulkan kontraversi di masyarakat. Beberapa pihak menilai bahwa alasan seperti kelelahan tidak seharusnya menjadi pembenaran untuk meninggalkan tanggung jawab.

“Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bengkulu Selatan seharusnya lebih selektif dalam merekrut anggota PPK. Rekrutlah orang-orang yang mampu bekerja penuh waktu dan bertanggung jawab,” ujar Dinaro.

Kritik ini muncul karena tanggung jawab PPK dianggap vital dalam proses pemilihan serantak ini. Ketidakhadiran dalam pleno dapat memengaruhi jalannya proses penghitungan suara dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada.

Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara pilkada. Diharapkan, ke depan tidak ada lagi anggota PPK yang meninggalkan tanggung jawab dengan alasan yang tidak masuk akal. Proses rekrutmen juga harus mempertimbangkan komitmen dan integritas agar kualitas penyelenggaraan pilkada semakin baik.

Dengan kejadian ini, KPUD diharapkan melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan setiap anggota PPK bekerja maksimal, supaya tidak memunculkan stigma negatif di masyarakat, terutama dalam situasi krusial seperti pleno pilkada. Kepercayaan masyarakat terhadap integritas pilkada harus terus dijaga agar demokrasi berjalan dengan baik, tutup Dinaro.

Dna

Artikel ini telah dibaca 1,474 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati, H. Rifai Tajudin, menjadi Pembina Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati 

19 Juni 2026 - 16:41 WITA

Pemerintah Desa Keban Jati Kecamatan Ulu Manna Dukung Penuh Kegiatan Rutin Pembersihan Makam

19 Juni 2026 - 14:12 WITA

LPKA Kelas II Bengkulu Terima Taruna Poltekimipas untuk Laksanakan PKL dan KKN.

19 Juni 2026 - 13:40 WITA

Diharapkan Sanksi Tegas! Oknum Perangkat Desa Sukaraja Kecamatan Kedurang Ilir Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh Terhadap  Anak Sekolah Dasar

19 Juni 2026 - 08:20 WITA

Koordinasi Wakil Bupati BS Terkait Program Replanting Tanaman Sawit Bersama Direktur Aneka Palma Kementerian Pertanian

18 Juni 2026 - 02:06 WITA

Sekdes Desa Gunung Kayo Segera Dilaporkan Sebut Pemberitaan Tidak Sesuai Dengan Kejadian Yang Sebenarnya

16 Juni 2026 - 17:14 WITA

Trending di Bengkulu Selatan