Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 28 Sep 2025 17:43 WITA ·

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Relawan SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis di Bitung


BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Relawan SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis di Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com– Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bitung menggelar Pelatihan Penjamah Makanan di Hotel Nalendra, Minggu (28/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri seluruh perwakilan dari 5 SPPG se-Kota Bitung.

Selain fokus pada peningkatan higienitas dan pengolahan makanan aman, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi relawan SPPG.

BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai narasumber untuk memastikan para relawan mendapatkan jaminan perlindungan kerja.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Surya Pradaningrat, menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui lima skema perlindungan yang dapat diakses relawan.

Salah satu manfaatnya mencakup jaminan beasiswa pendidikan bagi anak relawan hingga ke jenjang universitas.

“Dengan iuran Rp16.800 per bulan, relawan tidak perlu khawatir saat menjalankan program MBG. Perlindungan ini bukan hanya untuk mereka, tetapi juga bagi keluarga,” ujar Surya.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan relawan terhadap SOP SPPG serta kelengkapan administrasi dalam pengajuan klaim,

termasuk pencatatan pernikahan sah secara hukum agar ahli waris mendapatkan haknya.

Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan berharap seluruh relawan aktif memastikan tata kelola yang baik di lapangan.

“Kesejahteraan relawan adalah bagian penting agar program MBG berjalan berkesinambungan,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, materi lain turut disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Bitung, serta Dinas Kesehatan Kota Bitung yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah, higienitas, hingga sertifikasi tenaga relawan SPPG.

Kepala Dinas Kesehatan Bitung, dr. Piter Lumingkewas, menyebut bahwa sertifikasi relawan SPPG sangat penting demi menjamin keamanan pangan.

“Higienitas bukan hanya tanggung jawab individu, tapi seluruh tim. Jika SPPG terstandar, maka kualitas makanan anak-anak penerima MBG akan terjaga,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, BGN dan BPJS Ketenagakerjaan menegaskan dukungannya untuk tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga memastikan relawan yang bekerja di balik program tersebut terlindungi secara sosial dan ekonomi.
(Tzr)

 

Artikel ini telah dibaca 953 kali

Baca Lainnya

AKBP Arie Sulistyo Nugroho Terima Treasury Award KPPN

13 Agustus 2026 - 12:18 WITA

AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Edukasi Hukum Masuk Kampus, Universitas Klabat Siapkan Kolaborasi

13 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Bapelkum Bitung bersama akademisi Universitas Klabat membahas program edukasi hukum Go to Campus

Bersama FKDM, Wartawan Bitung Meriahkan HUT RI ke-81

12 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Terjun ke Lokasi, Polsek Ranowulu Bantu Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Batu Putih Bawah

11 Agustus 2026 - 17:29 WITA

KRI GOLOK-688 DUKUNG NAVAL BASE OPEN DAY (NBOD) 2026 DI KODAERAL VI MAKASSAR

10 Agustus 2026 - 22:09 WITA

8.363 Pelamar Hanya 663 Terpilih Mengikuti Program Magang di Kemenkum 

10 Agustus 2026 - 20:33 WITA

Trending di Bitung