Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 28 Sep 2025 17:43 WITA ·

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Relawan SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis di Bitung


BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Relawan SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis di Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com– Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bitung menggelar Pelatihan Penjamah Makanan di Hotel Nalendra, Minggu (28/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri seluruh perwakilan dari 5 SPPG se-Kota Bitung.

Selain fokus pada peningkatan higienitas dan pengolahan makanan aman, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi relawan SPPG.

BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai narasumber untuk memastikan para relawan mendapatkan jaminan perlindungan kerja.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Surya Pradaningrat, menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui lima skema perlindungan yang dapat diakses relawan.

Salah satu manfaatnya mencakup jaminan beasiswa pendidikan bagi anak relawan hingga ke jenjang universitas.

“Dengan iuran Rp16.800 per bulan, relawan tidak perlu khawatir saat menjalankan program MBG. Perlindungan ini bukan hanya untuk mereka, tetapi juga bagi keluarga,” ujar Surya.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan relawan terhadap SOP SPPG serta kelengkapan administrasi dalam pengajuan klaim,

termasuk pencatatan pernikahan sah secara hukum agar ahli waris mendapatkan haknya.

Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan berharap seluruh relawan aktif memastikan tata kelola yang baik di lapangan.

“Kesejahteraan relawan adalah bagian penting agar program MBG berjalan berkesinambungan,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, materi lain turut disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Bitung, serta Dinas Kesehatan Kota Bitung yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah, higienitas, hingga sertifikasi tenaga relawan SPPG.

Kepala Dinas Kesehatan Bitung, dr. Piter Lumingkewas, menyebut bahwa sertifikasi relawan SPPG sangat penting demi menjamin keamanan pangan.

“Higienitas bukan hanya tanggung jawab individu, tapi seluruh tim. Jika SPPG terstandar, maka kualitas makanan anak-anak penerima MBG akan terjaga,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, BGN dan BPJS Ketenagakerjaan menegaskan dukungannya untuk tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga memastikan relawan yang bekerja di balik program tersebut terlindungi secara sosial dan ekonomi.
(Tzr)

 

Artikel ini telah dibaca 951 kali

Baca Lainnya

Stefanus BAN Liow Tinjau Kesiapan Pelayaran PELNI dan KSOP Bitung Jelang Nyepi dan Lebaran

26 Februari 2026 - 22:30 WITA

James Kaihatu Serahkan Tongkat Kepemimpinan Bapelkum Bitung kepada Sudarsono

26 Februari 2026 - 22:09 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026

25 Februari 2026 - 23:18 WITA

Panitia Pastikan Konferensi PWI Sulut Berjalan Demokratis Sesuai PD/PRT

24 Februari 2026 - 00:21 WITA

Bukan Hanya Jualan Takjil, Ramadhan Fest Bitung  Tebar Nilai Spiritual

22 Februari 2026 - 18:42 WITA

Setahun Kepemimpinan Hengky–Randito, Bitung Arahkan Pembangunan Menuju Kota Industri Harmonis

20 Februari 2026 - 21:51 WITA

Trending di Bitung